Pemkab Rejang Lebong Gelar Gebyar Semarak Merah Putih 10 Hari, Target 100 Ribu Pengunjung dan Rp10 Miliar

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 01 September 2026 | 21:55:32 WIB
Gebyar Semarak Merah Putih di Lapangan Dwi Tunggal Curup dijadwalkan berlangsung pada 1–10 November 2026.

Pemkab Rejang Lebong menargetkan 100 ribu pengunjung dan perputaran uang Rp10 miliar dalam Gebyar Semarak Merah Putih yang digelar 10 hari di Lapangan Dwi Tunggal Curup, mulai 1 November 2026. Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyebut ajang ini diisi agenda seni, budaya, dan olahraga setiap hari.

REJANG LEBONG — Gebyar Semarak Merah Putih akan berlangsung di Lapangan Dwi Tunggal Curup pada 1–10 November 2026. Pemkab memproyeksikan kedatangan 5.000–10.000 orang per hari, atau total 100 ribu kunjungan selama sepuluh hari. Dengan asumsi belanja Rp100 ribu per orang, perputaran uang di kabupaten ini ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja meyakini ajang ini membawa dampak berlipat bagi ekonomi daerah. "Kami berharap hadirnya Gebyar Semarak Merah Putih ini mendapatkan multiplier effect. Salah satunya UMKM hidup, hotel penuh, dan pendapatan asli daerah (PAD) masuk ke Kabupaten Rejang Lebong," ujarnya di Rejang Lebong, Selasa.

Beragam Agenda Selama 10 Hari

Rangkaian kegiatan digelar setiap hari di lokasi yang sama. Pemkab menyiapkan lari 5K dan 10K, fun walk, fun run, pertunjukan sound horeg, serta seni tradisional kuda kepang. Ada pula trail adventure, road race, atraksi drumband, dan turnamen mini soccer tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Hendri menjelaskan rapat finalisasi dilakukan pada Selasa untuk mematangkan persiapan. Keberagaman agenda itu diharapkan menarik minat masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Rejang Lebong.

Perhitungan Dampak Ekonomi ke PAD

Hendri menghitung potensi belanja dari 100 ribu pengunjung dengan nilai Rp100 ribu per orang menghasilkan perputaran Rp10 miliar. "PAD tentu bertambah dari sektor perhotelan, UMKM, retribusi parkir, hingga restoran," ucapnya.

Pemkab meminta doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar persiapan yang berjalan dua bulan ke depan matang dan memberi manfaat nyata. Ajang ini dijadwalkan resmi dibuka pada 1 November 2026.

Reporter: Sutomo
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top