BENGKULU — Apple akhirnya mengangkat layar lipat pertamanya ke panggung resmi. Perusahaan mengumumkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo dalam acara peluncuran yang digelar semalam, menutup berbulan-bulan spekulasi soal perangkat foldable pertama mereka. Pasar Australia jadi salah satu yang pertama kebagian, dengan jadwal pre-order yang sudah dikonfirmasi lewat Apple Store maupun jaringan ritel dan operator setempat.
Bagi calon pembeli di sana, tanggal dan harga sudah jelas. Yang menarik, Apple memisahkan jadwal pre-order seri Pro dan Duo, jadi tidak semua model bisa dipesan di hari yang sama.
Pre-order iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max dibuka Sabtu, 12 September pukul 22.00 AEST. Harga mulai AU$2.099 (sekitar Rp 22,7 juta) untuk varian 256GB, sedangkan 18 Pro Max mulai AU$2.299 (sekitar Rp 24,8 juta).
Ritel JB Hi-Fi dan The Good Guys, plus operator Vodafone, Optus, dan Telstra, sudah memastikan akan menjual ketiga perangkat. Selain lewat Apple Australia, JB Hi-Fi, Vodafone, dan Optus menerima trade-in ponsel lama sebagai potongan harga.
Nilai tukar tambah mencapai AU$1.595 (sekitar Rp 17,2 juta) untuk iPhone 17 Pro Max, sementara iPhone X hanya dihargai AU$70 (sekitar Rp 756 ribu). Calon pembeli bisa menghitung estimasi kredit di Optus, Vodafone, atau JB Hi-Fi sebelum pre-order dibuka.
iPhone Duo baru bisa dipesan Jumat, 16 Oktober pukul 22.00 AEST. Harga mulai AU$3.499 (sekitar Rp 37,8 juta) untuk 256GB dan menembus AU$5.899 (sekitar Rp 63,7 juta) untuk konfigurasi 2TB. Sebagai pembanding, Samsung Galaxy Z Fold 8 dibanderol mulai AU$2.699 (sekitar Rp 29,1 juta).
Skema trade-in hingga AU$1.595 juga berlaku untuk Duo. Pembiayaan Afterpay tersedia mulai AU$145,79 per bulan (sekitar Rp 1,57 juta) untuk tenor 24 bulan.
Ada catatan penting. Duo tidak dibekali Face ID, kamera telephoto, maupun action button. Tiga fitur yang selama ini jadi standar iPhone hilang di model foldable ini.
Perubahan paling signifikan ada di kamera utama. Keduanya kini mengusung aperture variabel, memungkinkan pengguna mengatur jumlah cahaya yang masuk sesuai kebutuhan pemotretan.
Chip A20 Pro diklaim 20% lebih cepat di CPU dan 40% lebih cepat di GPU dibanding A19 Pro yang dipakai iPhone 17 Pro, Pro Max, dan iPhone Air. Daya tahan baterai juga naik: iPhone 18 Pro disebut mampu memutar video 36 jam, setara 17 Pro Max, sedangkan 18 Pro Max mencapai 45 jam.
Apple menghadirkan program cicilan baru di Australia lewat Afterpay, dengan tenor 6, 12, atau 24 bulan. Biasanya Afterpay hanya memberi empat kali pembayaran per dua pekan.
Untuk iPhone 18 Pro, cicilan mulai AU$87,46 per bulan (sekitar Rp 944 ribu) selama 24 bulan, sementara 18 Pro Max mulai AU$95,79 per bulan (sekitar Rp 1,03 juta). Opsi ini hanya tersedia lewat situs dan gerai resmi Apple Australia, tidak di ritel pihak ketiga.
Ulasan lengkap ketiga perangkat akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan. Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi soal tanggal ketersediaan maupun harga lokal.