Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu dini hari pukul 04.23 WIB. BMKG memastikan gempa berkedalaman 376 kilometer itu tidak berpotensi tsunami, tetapi mengimbau warga mewaspadai gempa susulan.
JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada pada koordinat 5,81 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,56 derajat Bujur Timur (BT). Titik itu sekitar enam kilometer tenggara Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Guncangan terjadi pada Sabtu dini hari pukul 04.23 WIB. BMKG belum menyampaikan informasi soal dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
Gempa ini berkedalaman 376 kilometer. BMKG menegaskan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"Tidak berpotensi tsunami," demikian keterangan BMKG diterima di Jakarta, Sabtu.
Kedalaman sebesar itu membuat guncangan terasa hingga wilayah luas, meski intensitasnya relatif lemah. BMKG belum merinci tingkat guncangan yang dirasakan warga di sekitar Kepulauan Seribu maupun Jakarta.
BMKG mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap kemungkinan gempa bumi susulan. Imbauan ini menyusul guncangan utama yang terjadi dini hari tadi.
Warga yang merasakan guncangan diminta tidak panik dan mengikuti informasi resmi dari BMKG. Kanal resmi BMKG menjadi acuan utama selama proses pemantauan berlangsung.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi soal kerusakan bangunan atau korban jiwa. BMKG juga belum merilis informasi lanjutan terkait dampak gempa di lapangan.
Wilayah Kepulauan Seribu dan sekitarnya kerap tercatat sebagai lokasi gempa dengan kedalaman menengah hingga dalam. Gempa dalam seperti ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan di permukaan.
Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi dari BMKG untuk mengetahui perkembangan terbaru pascagempa.