BENGKULU — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra menyatakan pihaknya telah mengusulkan revitalisasi sejumlah bangunan sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Dua sekolah yang menjadi perhatian utama adalah SD Negeri 22 dan SD Negeri 88 Kota Bengkulu.
Usulan perbaikan telah disampaikan sejak awal tahun 2026. Hingga kini, pelaksanaannya belum berjalan karena efisiensi anggaran di berbagai tingkatan pemerintahan.
Untuk SD Negeri 22 Kota Bengkulu, estimasi kebutuhan anggaran revitalisasi mencapai sekitar Rp800 juta. Anggaran itu diproyeksikan untuk perombakan total dua bagian atap gedung sekolah serta pengecatan dinding bangunan.
Besaran kebutuhan tersebut menunjukkan pembenahan fasilitas pendidikan tidak cukup dilakukan lewat perawatan ringan. Pada bangunan yang memerlukan penanganan menyeluruh, dukungan anggaran memadai menjadi syarat agar perbaikan bisa optimal.
"Usulan revitalisasi sejumlah bangunan sekolah sudah kita sampaikan sejak awal tahun. Namun, memang ada kendala efisiensi anggaran di setiap pemerintahan," ujar Ilham.
Kondisi bangunan SDN 22 dan SDN 88 dinilai perlu segera ditangani agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman. Ilham menegaskan pihaknya tidak berhenti memperjuangkan perbaikan fasilitas pendidikan yang dinilai mendesak.
Menurut Ilham, sarana dan prasarana sekolah harus menjadi perhatian bersama. Bangunan yang layak merupakan salah satu faktor penting penunjang kenyamanan dan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik selama proses pembelajaran.
Pada tahun anggaran 2027, Disdikbud Kota Bengkulu berencana kembali mengajukan usulan revitalisasi. Langkah itu ditempuh agar sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan memperoleh perhatian dan dukungan anggaran.
Ilham berharap dukungan anggota DPRD Kota Bengkulu agar usulan revitalisasi yang kembali diajukan pada 2027 dapat disetujui. "Kita berharap anggota DPRD dapat membantu mengabulkan usulan revitalisasi bangunan sekolah, karena memang ada sejumlah sekolah yang membutuhkan perbaikan," harapnya.