BENGKULU — Laptop gaming lawas berbasis RTX 3070 dan Ryzen 7 5800H bisa disulap menjadi Steam Machine tanpa biaya sepeser pun dengan memasang Bazzite, distribusi Linux yang meniru SteamOS. Berbeda dari Steam Machine Valve yang belum resmi mendukung grafis Nvidia, pendekatan dual-boot ini menyisakan Windows untuk kerja dan mode konsol untuk hiburan. Hasilnya mendekati pengalaman GabeCube, dengan keunggulan streaming ke TV 4K lewat Sunshine dan Moonlight.
Lenovo Legion 5 Pro keluaran 2022 menjalankan AMD Ryzen 7 5800H, RTX 3070 versi mobile, dan 32 GB DDR4. Spesifikasi itu menempatkan laptop di kelas performa yang hampir setara Steam Machine Valve, yang GPU-nya diklaim mendekati RTX 3060 diskret. Kekurangan satu-satunya untuk meraih pengalaman konsol Steam adalah sistem operasi yang membungkusnya.
Percobaan dilakukan dengan anggaran nol dolar. SteamOS resmi tidak dipakai karena belum mendukung grafis Nvidia, sehingga pilihan jatuh ke Bazzite varian Deck yang bisa langsung boot ke Steam.
Windows dirancang dengan asumsi pengguna duduk di meja dengan mouse dan keyboard dalam jangkauan. Begitu ada gangguan kecil, misalnya pembaruan launcher atau pop-up sistem, kendali dilempar kembali ke desktop.
Microsoft sebenarnya sudah menanggapi lewat Xbox Mode di Windows 11. Integrasinya dengan toko aplikasi lain membuat pengalaman ala konsol jauh lebih mulus dari sebelumnya. Untuk pengguna yang ingin praktis tanpa repot partisi tambahan, Xbox Mode tetap layak direkomendasikan.
Namun tujuan eksperimen ini adalah mendekati Steam Machine sedekat mungkin. Itu berarti menjalankan SteamOS atau sistem yang paling mirip dari sisi pengalaman pengguna.
Proses dimulai dari sisi Windows. Partisi C: diperkecil lewat Disk Management untuk memberi ruang bagi distro Linux, page file dimatikan, dan secure boot dinonaktifkan.
Bazzite menyediakan pemilih image yang memudahkan pemilihan ISO. Opsi Home Theater PC dipilih karena di situlah build Gaming Mode berada, pilihan paling dekat dengan konsep laptop sebagai mesin game di samping TV.
ISO ditulis ke flash drive memakai Fedora Media Writer dari repositori GitHub resmi, lalu boot dilakukan dari menu BIOS Legion 5 Pro. Selain pengalaman konsol, setup ini memberi keuntungan lain berupa pemisahan tegas: Windows tetap untuk kerja, Bazzite untuk hiburan.
Perbandingan performa mentah antara RTX 3070 mobile dan GPU RDNA 3 custom tidak jadi fokus utama. Secara kasarnya, RTX 3070 mobile sedikit unggul di performa murni, sementara Steam Machine berpotensi mengejar lewat FSR 4.1.
Kubu Nvidia harus puas dengan DLSS tanpa fitur frame generation terbaru, karena teknologi tersebut belum didukung. Yang lebih relevan adalah pengalaman bermain secara keseluruhan, mencakup aksesibilitas dan kenyamanan.
Di sinilah laptop menang. Valve merancang Steam Machine untuk diletakkan di bawah TV, sedangkan laptop bisa ditempatkan di sudut rumah mana pun, menjalankan Sunshine, lalu melakukan streaming ke Moonlight di Google TV 4K.
Tidak ada perangkat tambahan di sekitar TV, tidak ada kabel HDMI yang menancap ke port, dan tidak perlu mencari posisi agar perangkat tidak kepanasan. Faktor terakhir kerap jadi masalah bagi konsol mini yang diletakkan di ruang sempit.
Pemilik laptop gaming keluaran beberapa tahun terakhir dengan GPU Nvidia punya jalur termurah menuju pengalaman Steam Machine. Modal utamanya bukan uang, melainkan kesediaan menyentuh shell Linux dan mengatur partisi.
Bagi yang enggan keluar dari ekosistem Windows, Xbox Mode di Windows 11 sudah cukup menutup sebagian besar celah. Untuk yang mengejar pengalaman paling mirip GabeCube tanpa membeli perangkat baru, Bazzite varian Deck adalah jawaban paling dekat saat ini.