BENGKULU UTARA — Kebutuhan peningkatan infrastruktur di SDN 207 Bengkulu Utara, Desa Tanjung Muara, Kecamatan Pinang Raya, hingga kini belum diakomodasi pemerintah. Usulan rehabilitasi ruang kelas serta pembangunan gedung baru untuk kantor guru dan UKS telah disampaikan sejak tiga tahun lalu.
Mulyono menuturkan, pihak sekolah tidak berhenti menyampaikan kebutuhan tersebut melalui berbagai jalur pengusulan. Belum lama ini, sekolah kembali mengajukan peningkatan fasilitas lewat program revitalisasi satuan pendidikan yang menjadi perhatian pemerintah pusat.
Namun, pada Tahun Anggaran 2026, SDN 207 Bengkulu Utara belum termasuk sekolah yang terakomodasi dalam program revitalisasi.
Menurut Mulyono, upaya pengusulan dilakukan tidak hanya sekali. Setiap kali ada kesempatan, pihak sekolah memasukkan kebutuhan rehabilitasi ruang kelas dan penambahan gedung baru ke dalam daftar usulan.
"Kami sudah berulang kali mengusulkan kebutuhan rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan gedung baru untuk kantor guru serta UKS. Bahkan, melalui program revitalisasi juga sudah kami usulkan kembali. Namun, sampai sekarang belum terakomodasi," ujar Mulyono seperti dikutip Radar Utara.
Ruang kelas yang belum direhabilitasi dan ketiadaan gedung khusus untuk kantor guru maupun UKS membuat sarana pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) belum memadai. Sekolah harus memanfaatkan ruang yang ada untuk menampung aktivitas guru dan layanan kesehatan siswa.
Mulyono berharap kebutuhan infrastruktur sekolah di wilayah pedalaman Kecamatan Pinang Raya itu menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, instansi yang membidangi sektor pendidikan perlu memasukkan usulan tersebut ke dalam skala prioritas.
SDN 207 Bengkulu Utara berada di Desa Tanjung Muara, salah satu wilayah yang letaknya cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Kondisi ini membuat sekolah bergantung pada perhatian pemerintah daerah dan pusat untuk perbaikan sarana.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Bengkulu Utara mengenai status usulan tersebut. Pihak sekolah menyatakan akan terus menunggu realisasi rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan gedung baru yang telah lama diajukan.