Pemprov Bengkulu Minta Verifikasi Lapangan PUG 2025 Tak Sekadar Formalitas Administrasi

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 04 November 2026 | 11:31:01 WIB
Khairil Anwar meminta seluruh OPD memperkuat sinergi dalam penerapan perspektif gender pada setiap kebijakan.

BENGKULU — Khairil Anwar meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menerapkan perspektif gender pada setiap kebijakan. Menurutnya, PUG menjadi aspek penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan kesempatan serta manfaat setara bagi laki-laki maupun perempuan.

Verifikasi lapangan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting itu menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan PUG di lingkungan Pemprov Bengkulu. Kegiatan dihadiri Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Bengkulu Gusti Miniarti dan Kepala BAPPERIDA Provinsi Bengkulu Yuliswani.

PUG Diminta Terintegrasi Sejak Perencanaan hingga Evaluasi

Khairil menegaskan penerapan PUG mesti masuk dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Ia menilai praktik yang hanya berhenti di dokumen administrasi tidak cukup untuk menghasilkan kebijakan yang responsif gender.

"Pengarusutamaan Gender harus menjadi perhatian bersama. Seluruh perangkat daerah diharapkan memperkuat komitmen dan koordinasi agar pembangunan di Bengkulu memberikan manfaat dan kesempatan setara bagi seluruh masyarakat," ujar Khairil.

Verifikasi Lapangan Jadi Bahan Perbaikan Kualitas PUG

Lewat verifikasi lapangan, Khairil berharap kualitas penyelenggaraan PUG di Bengkulu bisa dievaluasi sekaligus ditingkatkan. Setiap program diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan laki-laki dan perempuan, dengan dampak yang adil dan merata.

Evaluasi ini menyasar seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bengkulu. Hasil verifikasi lapangan menjadi dasar penilaian sejauh mana perspektif gender sudah masuk ke dalam kebijakan dan program pembangunan daerah.

Reporter: Sutomo
Sumber: isbcenter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top