KAUR — Bupati Kaur Gusril Pausi melepas sepuluh dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) yang telah bertugas sejak Mei 2025. Mereka ditempatkan di RSUD Kaur, Puskesmas Padang Guci, dan Puskesmas Kelam Tengah.
Dalam pertemuan pamit di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026), Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi para dokter selama mengabdi di Bumi Sease Sehijean. Ia juga meminta maaf jika ada pelayanan yang kurang memuaskan selama masa penugasan.
“Kami memohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan atau pelayanan dari kami yang belum memuaskan,” ujar Gusril.
Pemkab Kaur Siap Terima 13 Dokter Internsip Baru
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sipta Miarip, menyebutkan bahwa setelah angkatan II tahun 2025 ini berakhir, pemerintah daerah akan menerima 13 peserta baru. Mereka dijadwalkan mulai bertugas untuk periode berikutnya.
Menurut Sipta, keberadaan dokter internsip sangat membantu kelancaran pelayanan, terutama di RSUD Kaur dan puskesmas-puskesmas yang kekurangan tenaga medis. Ia berharap kedatangan 13 dokter baru dapat semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga.
“Kami Disediakan Mess dan Insentif Daerah”
Salah satu perwakilan dokter, dr. Ghina, mengaku bangga dan nyaman bertugas di Kabupaten Kaur. Ia menyebut pemerintah daerah memberikan kemudahan fasilitas, mulai dari tempat tinggal atau mess hingga insentif daerah.
“Masyarakatnya sangat ramah, kami juga disediakan tempat tinggal, serta mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah daerah,” ujar dr. Ghina.
Ia menambahkan, pengalaman setahun di Kaur menjadi pelajaran berharga karena berhadapan langsung dengan tantangan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. “Ada begitu banyak ilmu dan pengalaman berharga yang kami dapatkan selama bertugas di sini,” tutupnya.
Bupati: Jika Ada Pengalaman Kurang Baik, Sampaikan ke Kami
Dalam kesempatan itu, Bupati Gusril juga meminta para dokter untuk tetap membawa kesan positif selama bertugas di Kabupaten Kaur. Ia meminta agar pengalaman yang kurang menyenangkan disampaikan langsung sebagai bahan evaluasi.
“Jika ada pengalaman yang kurang baik, laporkanlah kepada kami sebagai bahan perbaikan. Namun, untuk segala pengalaman yang menyenangkan dan baik, sebarkanlah kepada orang lain,” pesan Bupati.
Ia berharap para dokter dapat kembali mengabdi di Kaur suatu saat nanti. “Kami masih sangat membutuhkan tenaga dokter,” tambahnya.