Pencarian

Universitas Bengkulu Buka Angkatan Pertama Program Dokter Spesialis Kandungan, S2 Biomed Juga Dirancang

Kamis, 23 Juli 2026 • 16:04:31 WIB
Universitas Bengkulu Buka Angkatan Pertama Program Dokter Spesialis Kandungan, S2 Biomed Juga Dirancang
Universitas Bengkulu resmi membuka penerimaan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi angkatan pertama.

BENGKULU — Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata mengumumkan penerimaan mahasiswa spesialis kandungan perdana tersebut usai pengukuhan enam guru besar di Bengkulu, Kamis. Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan lanjutan bagi dokter di daerah sekaligus menjawab kebutuhan tenaga spesialis obstetri dan ginekologi yang masih terbatas di Bengkulu.

Mengapa Program Spesialis Kandungan Mendesak?

Provinsi Bengkulu selama ini menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan dokter spesialis, terutama di bidang kebidanan dan kandungan. Dengan hadirnya PPDS obstetri dan ginekologi di Unib, para dokter umum di Bengkulu tak perlu lagi merantau ke luar provinsi untuk menempuh pendidikan spesialis.

"Pada tahun ini kami menerima mahasiswa spesialis kandungan angkatan pertama di kedokteran," kata Indra dalam keterangan yang diterima di Bengkulu.

Rencana Pengembangan: S2 Biomed dan S3

Tak hanya PPDS, Unib juga tengah merancang pembukaan Program Magister Biomed. Program ini dirancang untuk memperkuat fondasi keilmuan di bidang kesehatan sekaligus mendukung riset-riset medis di lingkungan universitas.

"Kami akan merancang untuk membuka S2 Biomed, kemudian kami akan merancang untuk membuka S2 Teknik Elektro dan beberapa program pascasarjana pada tingkat S3," ujar Indra.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Unib memperkuat kapasitas akademik dan memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu.

Dampak bagi SDM Kesehatan Bengkulu

Kehadiran pendidikan dokter spesialis di Unib dinilai strategis untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten. Dengan adanya lulusan PPDS obstetri dan ginekologi, pelayanan kesehatan ibu dan anak di Bengkulu diharapkan semakin optimal.

Indra menambahkan, pengembangan pendidikan kedokteran akan terus dilakukan melalui pembukaan program-program lanjutan yang relevan dengan kebutuhan akademik dan pembangunan kesehatan. Unib ingin menghasilkan SDM yang mampu berkontribusi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan global.

Target ke Depan

Selain memperkuat jenjang spesialis, Unib berencana membuka program doktoral (S3) di berbagai bidang keilmuan. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi pusat pendidikan tinggi yang berdaya saing di Sumatera bagian selatan.

Penerimaan mahasiswa PPDS obstetri dan ginekologi angkatan pertama ini menjadi sinyal bahwa Unib serius mengakselerasi pendidikan kedokteran di Bengkulu. Masyarakat pun menanti dampak nyata dari langkah ini terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks