SELUMA — Rencana Pemerintah Kabupaten Seluma membangun pasar modern di Pasar Sembayat menemui hambatan serius. Padahal, usulan yang diajukan ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah masuk tahap akhir verifikasi. Pemerintah pusat tinggal menunggu kelengkapan dokumen pendukung dari pemkab untuk menyetujui bantuan pembangunan.
Sertifikat Lahan Jadi Syarat Mutlak yang Belum Terpenuhi
Salah satu dokumen yang wajib diunggah ke Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPP) Kemendag adalah alas hak berupa sertifikat tanah. Namun, dokumen itu hingga kini masih berada di pengadilan sebagai barang bukti dalam proses persidangan. Akibatnya, pengajuan bantuan tidak bisa dilanjutkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Seluma, H Dadang Kosasi, ST MT, mengakui persiapan teknis pembangunan hampir rampung. Kendala yang dihadapi murni persoalan administrasi.
"Terkait pembangunan Pasar Tradisional Modern memang direncanakan dilaksanakan di Pasar Sembayat. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan saat ini tinggal mengunggah beberapa persyaratan yang diminta," kata Dadang.
Anggaran Rp12 Miliar Mengendap, Warga Menunggu
Proyek ini sebenarnya sudah diproyeksikan sejak lama untuk merelokasi dan merapikan pedagang di Pasar Sembayat yang saat ini beroperasi di lokasi kurang representatif. Dengan anggaran mencapai Rp12 miliar, pasar modern ini diharapkan menjadi pusat ekonomi baru di Kecamatan Seluma Timur.
Namun, selama sertifikat tanah masih tersangkut perkara hukum, pemkab tidak bisa memproses lebih lanjut. Pihak dinas belum bisa memastikan kapan persidangan selesai dan dokumen bisa dikembalikan.
Apa Langkah Pemkab Seluma Selanjutnya?
Dadang menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi. Salah satu opsi yang mungkin ditempuh adalah mengurus dokumen alternatif atau menunggu proses hukum selesai.
"Dokumen sertifikat tanah merupakan syarat mutlak yang harus diunggah ke dalam SIPP Kemendag sebagai dasar verifikasi kelayakan bantuan pemerintah pusat," jelasnya.
Belum ada kepastian kapan proyek ini bisa kembali berjalan. Warga dan pedagang di Pasar Sembayat pun harus bersabar menunggu realisasi pasar modern yang sempat dijanjikan.