Pencarian

Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Gelar Tax Gathering 2026, Dorong Perusahaan Sawit dan Batu Bara Patuh Pajak di Lokasi Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 • 15:41:32 WIB
Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Gelar Tax Gathering 2026, Dorong Perusahaan Sawit dan Batu Bara Patuh Pajak di Lokasi Usaha
Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, menyampaikan paparan dalam acara Tax Gathering 2026 di Bengkulu, Rabu (29/7/2026).

BENGKULU — Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, menegaskan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Menurutnya, kepatuhan pajak merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam paparannya di acara Tax Gathering 2026, Rabu (29/7/2026), Sigit menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat di tengah ketidakpastian global. Surplus neraca perdagangan, cadangan devisa yang solid, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terjaga menjadi indikator ketahanan ekonomi nasional.

Potensi Pajak Bengkulu dari Sawit hingga Batu Bara

Meski tren penerimaan pajak di Bengkulu dan Lampung menunjukkan arah positif, Sigit menilai rasio penerimaan masih perlu ditingkatkan. Ia mengungkapkan, potensi ekonomi daerah dari sektor perkebunan kelapa sawit, kopi, dan pertambangan batu bara belum sepenuhnya tercermin dalam penerimaan pajak.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih adanya perusahaan yang beroperasi dan memperoleh keuntungan di Bengkulu, namun administrasi perpajakannya justru tercatat di provinsi lain. Kondisi ini dinilai berdampak pada belum optimalnya kontribusi pajak terhadap pembangunan daerah.

Dorong Administrasi Pajak Sesuai Lokasi Usaha

“Jika penerimaan pajak meningkat, maka transfer ke daerah juga berpotensi bertambah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sigit dalam sambutannya.

Karena itu, DJP mengajak Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mendorong perusahaan-perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha di Bengkulu agar melakukan administrasi perpajakan sesuai dengan lokasi kegiatan usahanya. Langkah ini dinilai krusial agar kontribusi pajak terhadap pembangunan daerah bisa lebih optimal.

Transformasi Digital Perpajakan Terus Digencarkan

Di sisi lain, DJP terus melakukan transformasi sistem administrasi perpajakan berbasis digital. Integrasi sistem ini bertujuan meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akurasi data, sekaligus memperkuat pengawasan dan kualitas pelayanan kepada wajib pajak.

Melalui Tax Gathering 2026, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat semakin erat. Dengan kolaborasi tersebut, penerimaan negara diharapkan terus meningkat sehingga mampu memperkuat pembangunan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: radarinformasinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks