BENGKULU — Kebocoran video Grand Theft Auto 6 kembali mengguncang komunitas gamer. Setelah dua video sebelumnya tersebar pada hari yang sama, sebuah klip baru yang menampilkan salah satu protagonis utama, Jason, kini beredar luas di internet. Grup yang menamakan diri CyberLeek kembali menandai video tersebut dengan watermark khas mereka, menegaskan bahwa mereka berada di balik aksi ini.
Video berdurasi singkat itu memperlihatkan Jason mengendarai mobil muscle car secara ugal-ugalan di jalanan Vice City pada malam hari. Aksi berlanjut dengan perkelahian melawan petugas keamanan gudang, diikuti kejar-kejaran dengan polisi. Yang menarik, cuplikan ini menunjukkan mekanisme baru seperti gerakan slow-motion saat bertarung, kemampuan memecahkan kaca mobil, hingga fitur menyalin kunci kendaraan.
Detail Gameplay Baru yang Terungkap
Bagian akhir dari video memperlihatkan Jason memanjat ke dalam truk besar sebelum layar memudar ke hitam. Adegan kemudian berganti ke sebuah perahu nelayan kecil di tengah laut. Dalam cutscene tersebut, Jason terlihat duduk santai di sisi perahu sambil berbagi bir dengan seorang teman di bawah sinar matahari.
Perlu dicatat, belum ada konfirmasi resmi mengenai usia footage ini. Elemen yang terlihat di video bisa saja sudah berubah atau dirombak total oleh Rockstar Games sebelum perilisan final. Meski begitu, kemunculan video ini secara beruntun menunjukkan bahwa keamanan internal pengembangan GTA 6 sedang dalam kondisi kritis.
Motif di Balik Serangan CyberLeek
CyberLeek, kelompok yang bertanggung jawab atas kebocoran ini, menyatakan aksi mereka bertujuan menekan Rockstar agar merilis GTA 6 dalam bentuk fisik (disc). Namun, di balik pernyataan tersebut, grup ini juga terlihat mengarahkan pengunjung untuk membeli cryptocurrency. Langkah ini memicu kecaman dari organisasi konsumen Stop Killing Games yang mengingatkan publik agar tidak mengirimkan uang kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.
Hingga berita ini ditulis, Rockstar Games belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, upaya penghapusan video dari sejumlah situs hosting telah terlihat, menandakan tim hukum mereka bergerak cepat untuk membatasi penyebaran konten ilegal ini.
Ancaman Kebocoran Lanjutan
CyberLeek telah mengumumkan melalui media sosial bahwa akan ada "2-4 kebocoran lagi" yang dirilis esok hari. Ini menjadi mimpi buruk bagi Rockstar yang tengah bersiap untuk acara besar 'extended look' GTA 6 yang akan tayang di Netflix dan YouTube minggu depan.
Jadwal rilis GTA 6 sendiri sudah dipatok pada 19 November mendatang. Kebocoran yang terjadi seminggu sebelum premiere resmi ini jelas bukan timing yang diinginkan oleh pengembang, sekaligus menjadi ujian besar bagi penggemar untuk menahan diri dari menyebarkan konten ilegal.