Pemkab Bengkulu Tengah Siap Perluas Lahan Bawang Putih, Wakil Bupati Tarmizi Pastikan Dukungan untuk Program Swasembada Nasional

Penulis: Ragil  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:34:31 WIB
Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, menyatakan kesiapan daerahnya memperluas lahan bawang putih untuk mendukung program swasembada nasional.

BENGKULU TENGAH — Kabupaten Bengkulu Tengah resmi menyatakan diri siap mengambil peran dalam pengembangan komoditas bawang putih di Provinsi Bengkulu. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari program penanaman serentak yang digagas kepolisian sebagai bagian dari agenda nasional meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri.

Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, menyebut pihaknya akan segera melakukan pemetaan potensi wilayah yang memungkinkan untuk dijadikan lahan budidaya. Ia menekankan bahwa pengembangan komoditas ini tidak boleh berhenti pada seremoni penanaman, tetapi harus berlanjut hingga proses panen dan pascapanen.

Evaluasi Penanaman Serentak 19 Agustus 2026

Rapat yang digelar di Mapolda Bengkulu tersebut menjadi forum evaluasi atas pelaksanaan penanaman bawang putih serentak yang telah berlangsung pada 19 Agustus 2026. Program tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Provinsi Bengkulu menjadi salah satu daerah yang turut ambil bagian dalam program tersebut. Sejumlah kabupaten seperti Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong telah memulai kegiatan penanaman lebih dahulu. Kini, giliran Bengkulu Tengah yang didorong untuk ikut serta memperluas sentra produksi.

Kapolda: Keberhasilan Tidak Cukup dari Luas Lahan

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari luas lahan yang ditanami. Ia menyoroti pentingnya kesiapan lahan produktif, pemeliharaan tanaman, pendampingan petani, serta dukungan sarana produksi hingga target hasil panen.

“Kita ingin kegiatan ini memberikan hasil nyata dan mendukung percepatan swasembada bawang putih,” ujar Yudhi dalam rapat yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat terkait tersebut.

Sinergi Lintas Sektor untuk Ekosistem Pertanian

Menanggapi arahan tersebut, Tarmizi menegaskan bahwa Pemkab Bengkulu Tengah siap membangun koordinasi dengan pemerintah provinsi, kepolisian, dinas teknis, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani. Menurutnya, budidaya bawang putih membutuhkan ekosistem yang saling mendukung.

“Bengkulu Tengah siap mendukung program percepatan swasembada bawang putih. Kami akan berupaya mengoptimalkan potensi yang ada serta memperkuat sinergi agar pengembangannya dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Tarmizi.

Ia menambahkan bahwa petani tidak hanya memerlukan bibit dan lahan, tetapi juga kepastian pendampingan, ketersediaan pupuk, sarana produksi, serta akses terhadap hasil produksi. Penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pengembangan komoditas ini tidak berjalan secara parsial.

Hadir dalam Rapat Koordinasi

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakapolda Bengkulu, kepala daerah dari Rejang Lebong, Kepahiang dan Lebong, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, PT Pusri Cabang Bengkulu, BRMP Bengkulu, serta jajaran Dinas TPHP dan Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu. Dari unsur kepolisian, hadir pula Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo beserta Kapolres Rejang Lebong, Kapolres Kepahiang, dan Kapolres Lebong.

Dengan adanya komitmen ini, Bengkulu Tengah berpeluang menjadi wilayah baru dalam peta pengembangan bawang putih di Provinsi Bengkulu. Pemerintah daerah akan menindaklanjuti peluang tersebut melalui pemetaan potensi dan penguatan pendampingan kepada petani setempat.

Reporter: Ragil
Sumber: teropongpublik.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top