BENGKULU — Kemacetan dan kerumunan terlihat di sepanjang pesisir Pantai Panjang sejak Jumat pagi. Karnaval ribuan siswa TK dan PAUD se-Kota Bengkulu menjadi pembuka rangkaian festival yang berlangsung hingga Minggu (26/7). Wali Kota Dedy Wahyudi dan Bunda PAUD Kota Bengkulu Dian Fitriani turun langsung mengiringi barisan anak-anak tersebut.
Atraksi dan Pameran yang Menyita Perhatian
Sepanjang hari pertama, pengunjung disuguhi beragam atraksi. Mulai dari Expo UMKM Pesisir yang menampilkan produk lokal, tari kolosal, hingga pameran Telong-Telong khas Bengkulu. Lomba mewarnai, sepak bola pantai, live mural, dan pertunjukan musik tradisional juga ikut meramaikan.
Suasana semakin semarak saat Explore City Tourism diperkenalkan sebagai paket wisata baru yang menggabungkan destinasi dalam kota dengan kawasan pesisir.
Pemkot: Antusiasme Jadi Sinyal Ekonomi Mulai Bergerak
Wali Kota Dedy Wahyudi mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme warga sejak hari pertama. Menurutnya, festival ini bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi menjadi indikator pemulihan ekonomi masyarakat pesisir.
"Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan festival seperti ini mampu menggerakkan pariwisata sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM," ujar Dedy dalam sambutannya.
Pemerintah kota mencatat, jumlah pengunjung pada hari pertama melampaui estimasi awal. Banyak stan UMKM yang kebanjiran pembeli sejak pukul 10.00 WIB.
Rencana Pemkot: Skala Festival Akan Diperbesar Tahun Depan
Melihat respons positif masyarakat, Pemkot Bengkulu berencana memperluas skala festival pada tahun-tahun mendatang. Dedy menyebut jumlah stan UMKM akan ditambah agar lebih banyak pelaku usaha bisa ikut serta.
"Ke depan skalanya akan kita perbesar. Stand UMKM akan kita tambah agar semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaatnya," jelasnya.
Festival Pantai Panjang tahun ini menjadi yang pertama dengan rangkaian acara paling lengkap dalam lima tahun terakhir. Pemerintah kota berharap agenda ini bisa menjadi kalender wisata tetap yang mampu menarik wisatawan dari luar provinsi.