Pencarian

Lomba PAUD dan TK Se-Badung: Wadah Kreativitas Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal

Jumat, 28 Agustus 2026 • 20:19:31 WIB
Lomba PAUD dan TK Se-Badung: Wadah Kreativitas Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal
Ratusan anak mengikuti Gelar Kreativitas Lomba PAUD/TK se-Kabupaten Badung di Mangupura, Kamis.

BENGKULU — Menyaksikan anak tampil percaya diri di depan umum tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Hal inilah yang terlihat dalam Gelar Kreativitas Lomba PAUD/TK se-Kabupaten Badung, Bali. Acara yang digelar baru-baru ini ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus pondasi untuk menyiapkan Generasi Emas Badung.

Lebih dari Sekadar Lomba, Ini Tujuan Utamanya

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar ajang kompetisi. Menurut Bunda PAUD Badung, Rasniathi Adi Arnawa, tujuan utamanya adalah memberikan wadah yang luas bagi anak untuk mengekspresikan diri secara bebas dan positif. Anak-anak diajak untuk berani tampil, yang secara tidak langsung melatih rasa percaya diri mereka sejak usia dini.

"Jadi memang semangat bermain sambil belajar adalah kunci utama tumbuh kembang anak yang sehat dan bahagia," jelas Rasniathi di Mangupura, Kamis. Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, bakat dan minat anak bisa terdeteksi lebih awal, sehingga orang tua bisa memberikan dukungan yang tepat.

Beragam Cabang Lomba yang Mengasah Kreativitas dan Budaya

Ratusan anak dari seluruh kecamatan di Badung antusias mengikuti berbagai cabang lomba. Ada lomba mewarnai, kolase, finger painting, hingga meronce. Semua lomba ini dirancang untuk mengasah motorik halus dan imajinasi anak dengan cara yang menyenangkan.

Yang menarik, acara ini juga mengusung penguatan kearifan lokal. Panitia sengaja menyelenggarakan lomba tari baris tunggal dan lomba pakaian adat ke pura. Hal ini sejalan dengan upaya menanamkan rasa cinta terhadap budaya dan adat istiadat Bali sejak usia dini.

"Kami juga mengapresiasi keikutsertaan anak-anak dalam lomba bernuansa budaya seperti pakaian adat dan dolanan, yang merupakan langkah luar biasa dalam melestarikan warisan leluhur," pungkas Rasniathi.

Menanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Menurut Rasniathi, anak-anak adalah harta paling berharga dan harapan masa depan. Oleh karena itu, menanamkan kecintaan pada budaya lokal adalah investasi jangka panjang. Dengan mengenal budayanya sendiri, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air.

Semangat kreativitas ini diharapkan tidak berhenti di sini saja. Orang tua dan guru diharapkan bisa terus menjaga dan meningkatkan semangat belajar anak melalui konsep bermain yang mendidik di rumah maupun di sekolah. Dengan begitu, setiap anak di Badung, bahkan di seluruh Indonesia, bisa tumbuh optimal dan bahagia.

Kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa pendidikan anak usia dini tidak selalu harus formal. Justru melalui permainan dan ekspresi bebas, anak-anak belajar banyak hal penting untuk masa depannya.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks