Samsung Health Update AI di Galaxy Watch Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Penulis: Saiful  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 15:35:01 WIB
Samsung Health terbaru dengan AI di Galaxy Watch memantau tanda tubuh mulai sakit saat tidur.

BENGKULU — Samsung Electronics mengumumkan pembaruan aplikasi Samsung Health yang akan menjadi fondasi utama bagi Galaxy Watch generasi terbaru. Dengan dukungan AI, aplikasi ini mengubah data biologis kompleks—seperti detak jantung, kualitas tidur, dan kadar oksigen darah—menjadi wawasan yang lebih mudah dipahami pengguna setiap hari.

Vitals: Sistem Pemantauan Kesehatan Saat Tidur

Salah satu fitur andalan bernama Vitals dirancang untuk memantau kondisi tubuh secara otomatis saat pengguna tidur. Sistem ini menganalisis lima indikator biologis sekaligus: detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah.

Berbeda dari pemantauan biasa, Vitals hanya memberikan notifikasi ketika terdeteksi perubahan signifikan dari pola normal pengguna. Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui lebih dini ketika tubuh membutuhkan istirahat tambahan atau mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan.

Heart Health Score untuk Pantau Jantung Lebih Personal

Samsung juga memperkenalkan fitur Heart Health Score yang dirancang membantu pengguna memahami kondisi kesehatan jantung secara lebih menyeluruh. Fitur ini melengkapi Daily Cardio Load, yang mengukur beban kardiovaskular harian berdasarkan data aktivitas dan istirahat.

Menurut Hon Pak, Senior Vice President and Head of the Digital Health Team, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, pembaruan ini menghubungkan data kesehatan dari Galaxy Watch dengan insight berbasis AI. "Pengguna dapat memahami kondisi fisik maupun mental mereka dengan lebih mudah dan intuitif," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).

Dampak untuk Pengguna Galaxy Watch di Indonesia

Pembaruan ini menandai transformasi smartwatch dari sekadar perangkat pelacak aktivitas menjadi asisten kesehatan pribadi yang aktif memberikan peringatan dini. Perubahan kecil pada detak jantung, kualitas tidur, atau tingkat stres yang sebelumnya luput dari perhatian kini bisa terdeteksi lebih awal.

Bagi pengguna di Indonesia, fitur-fitur ini relevan untuk mereka yang sadar kesehatan namun belum terbiasa membaca data medis mentah. Samsung mengklaim teknologi ini memungkinkan langkah pencegahan diambil sebelum kondisi memburuk.

Samsung belum merinci jadwal ketersediaan pembaruan ini untuk Galaxy Watch yang beredar di pasar Indonesia. Namun, aplikasi Samsung Health akan menjadi fondasi utama bagi perangkat wearable Samsung ke depan, sejalan dengan visi perusahaan menghadirkan ekosistem kesehatan yang terhubung.

Reporter: Saiful
Sumber: suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top