DPD IMM dan Polda Bengkulu Gelar Speak Up Challenge di Bencoolen Mall, 40 Peserta Sampaikan Kritik Lewat Puisi hingga Stand Up Comedy

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:26:31 WIB
Peserta Speak Up Challenge menyampaikan aspirasi melalui berbagai kategori seni di Bencoolen Mall.

BENGKULU — Sebanyak 40 peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan pegiat seni mengikuti ajang Speak Up Challenge yang digelar DPD IMM Bengkulu bekerja sama dengan Polda Bengkulu. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi dan masukan terhadap institusi kepolisian secara konstruktif.

Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", perlombaan ini digelar di Atrium Bencoolen Mall dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri. Enam kategori yang dilombakan meliputi orasi, puisi, stand up comedy, monolog, hingga pantomim.

Kolaborasi IMM dan Polri untuk Ruang Ekspresi Positif

Ketua DPD IMM Bengkulu, Kelvin Aldo, mengatakan kerja sama dengan Polda Bengkulu ini lahir dari keinginan untuk mengakomodasi keresahan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Menurutnya, ajang ini dirancang agar kritik dan masukan dapat disampaikan secara kreatif, bukan sekadar protes di ruang tertutup.

"Kegiatan ini digelar untuk mengakomodasi kawan-kawan yang memiliki keresahan untuk perbaikan di tubuh Polri. Karena itu kami berkomunikasi dengan Polda Bengkulu, sekaligus dalam rangka HUT Polri, sehingga lahirlah perlombaan ini," ujar Kelvin Aldo.

Enam Kategori Lomba: Dari Orasi hingga Pantomim

Setiap peserta bebas memilih bentuk ekspresi yang paling sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan. Kategori orasi dan puisi menjadi favorit karena dinilai paling langsung dalam menyampaikan kritik, sementara stand up comedy dan monolog memberikan pendekatan lebih ringan namun tetap tajam.

Pantomim menjadi salah satu kategori yang menarik perhatian pengunjung mal. Gerakan tubuh tanpa kata-kata dinilai mampu menyampaikan pesan secara universal, termasuk tentang pelayanan publik di institusi kepolisian.

Harapan: Kritik Jadi Bahan Evaluasi Polri

Kelvin Aldo menambahkan, seluruh masukan yang muncul dari ajang ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Polda Bengkulu. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui dialog yang terbuka.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di pusat perbelanjaan tersebut juga diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga yang mungkin enggan menyampaikan pendapat melalui jalur formal. Dengan suasana yang santai, peserta dan pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan aparat kepolisian yang hadir.

Reporter: Yasir
Sumber: betv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top