BENGKULU — Pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mulai menyatukan langkah untuk mewujudkan motor listrik buatan dalam negeri. Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Anindya Bakrie di kantornya pekan lalu, membahas sejumlah agenda strategis yang ujungnya bermuara pada percepatan industri nasional.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional. Ini bukan sekadar wacana. Presiden Prabowo Subianto secara spesifik menginginkan motor listrik nasional bisa digunakan secara luas oleh masyarakat, termasuk petani, sebagai alat transportasi yang lebih efisien dan terjangkau.
Pembahasan ini muncul setelah Presiden meresmikan pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang. Langkah itu dinilai sebagai sinyal kuat bahwa industri kendaraan listrik di Indonesia mulai bergerak dari hulu ke hilir.
Dalam pertemuan tersebut, Teddy dan Anindya tidak hanya bicara soal motor listrik. Mereka juga menyoroti pentingnya pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi. “Pembahasan mencakup penguatan peran pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi nasional, pengembangan industri listrik, garmen, dan tekstil, serta dukungan terhadap agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional,” tulis akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Artinya, proyek motor listrik nasional ini tidak akan berjalan sendiri. Pemerintah ingin memastikan rantai pasok dan industri pendukung—dari baterai hingga komponen—juga melibatkan pelaku usaha lokal.
Sekretariat Kabinet menyebut kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri nasional. Targetnya jelas: menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
“Kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri nasional, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional,” tulis akun tersebut.
Belum ada detail teknis soal bentuk motor listrik nasional—apakah akan berupa desain baru atau adaptasi dari produk existing. Namun, pertemuan antara dua tokoh kunci ini menandakan bahwa proyek ambisius Prabowo mulai memasuki tahap serius di meja perencanaan.