Bupati Bengkulu Tengah Serahkan Akta Kematian Saat Takziah Malam Ketiga di Ujung Karang, Ini Program Bersahabat

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:56:01 WIB
Bupati Bengkulu Tengah menyerahkan akta kematian kepada keluarga almarhum saat takziah malam ketiga di Desa Ujung Karang.

BENGKULU TENGAH — Suasana duka di Desa Ujung Karang mendadak berbeda malam itu. Bukan hanya doa dan ucapan belasungkawa yang dibawa pejabat daerah, melainkan juga dokumen penting yang kerap menjadi beban administratif bagi keluarga yang ditinggalkan.

Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP. hadir langsung dalam takziah malam ketiga untuk almarhum Cailludin Bin Awat, Kamis (30/7/2026). Di sela-sela kegiatan, ia menyerahkan akta kematian kepada pihak keluarga.

Bukan Sekadar Dokumen, tapi Kehadiran Negara di Tengah Duka

Program Bersahabat yang diinisiasi Disdukcapil Kabupaten Bengkulu Tengah ini bekerja dengan cara menjemput bola. Saat ada warga yang tercatat meninggal dunia, dokumen kependudukan diproses secara otomatis tanpa menunggu keluarga datang ke kantor.

Kolaborasi dengan Baznas memastikan proses ini berjalan mulus. Keluarga yang sedang berduka tidak perlu lagi mengurus surat pengantar dari desa, tanda tangan camat, hingga antre di mal pelayanan publik. Semua diurus oleh perangkat daerah.

Bupati Rachmat Riyanto menyebut kehadirannya dalam takziah merupakan bentuk kedekatan emosional dengan warganya. Ia mengaku mengenal almarhum sebagai pribadi yang sederhana dan gemar membantu sesama.

"Almarhum adalah pribadi yang baik, ikhlas, dan selalu membantu tanpa mengharapkan balasan. Beliau juga merupakan kepala keluarga yang bertanggung jawab. Semoga seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," ujarnya.

Sinergi Lintas Instansi untuk Pelayanan Publik yang Humanis

Takziah malam itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten I Setdakab, Kepala Kantor Kementerian Agama, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala OPD dan camat di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah.

Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga sentuhan sosial yang memberi ketenangan bagi masyarakat.

Program Bersahabat sendiri merupakan inovasi pelayanan yang terus dikembangkan Pemkab Bengkulu Tengah. Tujuannya menghadirkan birokrasi yang cepat, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan warga, terutama saat menghadapi musibah.

Dengan pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan ini, pemerintah optimistis mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin responsif dan inklusif.

Reporter: Yasir
Sumber: teropongpublik.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top