BENGKULU — Pasien jantung yang biasa berobat di RSHD Kota Bengkulu kini dialihkan ke dokter spesialis penyakit dalam. Hal ini menyusul dihentikannya operasional Poliklinik Jantung untuk sementara waktu.
Direktur Utama RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cherlyviera, menegaskan bahwa penghentian ini bukan permanen. Kebijakan diambil karena dokter spesialis jantung yang bertugas sedang mengikuti pendidikan fellowship kateterisasi jantung di Palembang.
Manajemen rumah sakit telah menyiapkan antisipasi agar pelayanan tetap berjalan. Selama poliklinik jantung ditutup, pasien dengan keluhan umum akan ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam.
Sementara itu, untuk pasien dengan kondisi khusus atau membutuhkan penanganan segera dari dokter spesialis jantung, akan dirujuk ke rumah sakit mitra. Rumah sakit rujukan tersebut dinilai memiliki dokter spesialis jantung yang mampu memberikan penanganan sesuai kebutuhan pasien.
Pengiriman dokter mengikuti program pelatihan kateterisasi jantung atau cath lab merupakan bagian dari persiapan jangka panjang RSHD. Manajemen menilai langkah ini penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis.
“Penghentian layanan ini bersifat sementara karena dokter spesialis jantung kita sedang mengikuti program fellowship kateterisasi jantung di Palembang. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dokter, sehingga nantinya RSHD dapat memberikan layanan jantung yang lebih lengkap bagi masyarakat,” ujar Lista.
Persiapan fasilitas penunjang layanan jantung terus berjalan di RSHD. Gedung khusus yang dirancang untuk mendukung operasional cath lab telah selesai dibangun.
Peralatan medis cath lab yang merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan dijadwalkan tiba pada Agustus 2026. Saat ini, RSHD tinggal menunggu dokter spesialis jantung menyelesaikan masa pelatihan dan proses perizinan operasional.
Manajemen menargetkan layanan jantung komprehensif beserta fasilitas cath lab dapat mulai beroperasi penuh pada 2027. Kehadiran fasilitas ini nantinya diharapkan mampu mengurangi kebutuhan rujukan pasien jantung ke luar kota.