43.126 Warga Rejang Lebong Sudah Ikut Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Kejar Target 135.234 Jiwa

Penulis: Fajar  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:28:01 WIB
Petugas kesehatan memeriksa tensi darah seorang warga dalam layanan Cek Kesehatan Gratis di Rejang Lebong.

REJANG LEBONG — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Rejang Lebong masih jauh dari target. Hingga kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat baru mencatat 43.126 warga yang memanfaatkan layanan tersebut, atau sekitar 14,7 persen dari sasaran 135.234 jiwa hingga akhir tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Asep Setia Budiman mengatakan, target program CKG di daerahnya ditetapkan sebesar 46 persen dari total penduduk yang mencapai 293.934 jiwa. "Target program CKG di Kabupaten Rejang Lebong ini ditetapkan sebesar 46 persen dari total penduduk daerah yang mencapai 293.934 jiwa," kata Asep.

Layanan Jemput Bola ke Kantor Pemkab, Kampus, hingga CFD

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Dinkes Rejang Lebong menerjunkan tenaga kesehatan dari 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan. Pelayanan tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga menjangkau lokasi-lokasi strategis.

Petugas mendatangi area Kantor Pemkab Rejang Lebong, Kampus Poltek Rafflesia, kawasan Pasar Atas Curup, sekolah-sekolah, hingga kegiatan Car Free Day (CFD) dan acara bakti sosial. Hasilnya, layanan pemeriksaan massal yang digelar serentak di beberapa titik itu diikuti lebih dari 2.600 peserta.

Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular dan Kendala di Lapangan

Layanan CKG ini memeriksa sejumlah indikator kesehatan penting. "Pemeriksaan ini meliputi cek hipertensi, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Tujuannya agar kondisi kesehatan warga cepat diketahui dan segera mendapat penanganan medis," ujar Asep.

Meski berjalan, pelaksanaan program ini masih menghadapi hambatan. Asep mengakui kendala jaringan internet dalam penginputan data peserta serta kesadaran masyarakat yang belum maksimal menjadi tantangan utama di lapangan.

Guna mengatasi hal itu, Dinkes Rejang Lebong terus mengintensifkan sosialisasi dan mengagendakan pelayanan jemput bola secara berkala. Warga yang belum mengikuti CKG diimbau segera mendatangi puskesmas terdekat untuk deteksi dini penyakit tidak menular.

Reporter: Fajar
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top