Ibu Hamil Makan Telur Setengah Matang, Amankah? Ini Aturan Matang yang Tepat

Penulis: Fajar  •  Selasa, 01 September 2026 | 18:53:01 WIB
Ibu hamil disarankan mengonsumsi telur yang dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang sempurna untuk mencegah risiko infeksi bakteri Salmonella.

BENGKULU — Mengonsumsi telur saat hamil sebenarnya sangat dianjurkan. Selain mudah diolah, telur mengandung protein berkualitas dan kolin yang berperan penting untuk tumbuh kembang janin.

Melansir American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), kolin dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak serta sumsum tulang belakang janin. Kebutuhan kolin ibu hamil mencapai sekitar 450 mg per hari, dan telur menjadi salah satu sumber makanan yang mengandung nutrisi tersebut.

Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan: keamanan telur. Bakteri Salmonella bisa bersembunyi di telur mentah atau kurang matang, dan infeksinya berisiko memicu diare, kram perut, muntah, serta demam pada ibu hamil.

Aturan Utama: Matang Sampai ke Bagian Kuning

Inti dari semuanya sederhana, Bunda. Aman atau tidaknya telur bukan ditentukan dari nama hidangannya, melainkan seberapa matang telur itu dimasak. Kuncinya adalah memastikan bagian putih dan kuning telur sudah matang sempurna, tidak ada bagian yang masih cair atau basah.

Jika telur tidak memiliki label standar keamanan tertentu, NHS menyarankan untuk memasaknya sampai benar-benar matang. Hal ini juga berlaku untuk telur bebek, angsa, dan puyuh yang sebaiknya dimasak hingga matang sempurna.

Omelette, Scrambled Egg, dan Telur Rebus yang Aman

Omelette aman dikonsumsi ibu hamil selama dimasak hingga matang. Pastikan bagian tengahnya tidak basah atau masih cair. Bunda juga bisa menambahkan sayuran seperti tomat, bayam, atau paprika agar nutrisinya makin lengkap.

Scrambled egg juga boleh menjadi menu sarapan Bunda asalkan dimasak sampai matang dan tidak tampak cair. Jika memesannya di restoran, jangan ragu meminta telur dimasak lebih lama demi keamanan.

Untuk telur rebus, pilih yang hard-boiled atau dimasak sampai putih dan kuningnya padat. Telur rebus setengah matang dengan kuning yang masih cair sebaiknya dihindari jika Bunda tidak bisa memastikan standar keamanan telurnya.

Bagaimana dengan Telur Ceplok dan Sunny Side Up?

Telur ceplok dan sunny side up sebenarnya sama saja aturannya, Bunda. Jika bagian putih dan kuningnya sudah matang sempurna, keduanya aman dikonsumsi. Sebaliknya, jika kuning telur masih cair, sebaiknya hindari dulu, terutama jika Bunda tidak mengetahui asal-usul telur yang digunakan.

Memasak telur hingga kuningnya mengeras adalah cara paling aman untuk meminimalkan risiko kontaminasi bakteri.

Waspada Mayo dan Makanan Mengandung Telur Mentah

Bunda juga perlu berhati-hati dengan mayones dan makanan lain yang mengandung telur mentah, seperti homemade mayo, saus salad, atau adonan kue yang tidak dipanggang. Pastikan produk yang dikonsumsi menggunakan telur yang aman atau sudah melalui proses pasteurisasi.

Yang terpenting, jangan ragu untuk selalu menanyakan tingkat kematangan telur saat memesan makanan di luar. Pilih yang matang sempurna agar kehamilan Bunda tetap sehat dan nyaman.

Reporter: Fajar
Sumber: haibunda.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top