Pencarian

Polres Kepahiang Siaga Kriminalitas Musim Panen Kopi di Desa Tapak Gedung

Rabu, 06 Mei 2026 • 13:21:20 WIB
Polres Kepahiang Siaga Kriminalitas Musim Panen Kopi di Desa Tapak Gedung
Polres Kepahiang gelar dialog keamanan bersama warga Desa Tapak Gedung jelang musim panen kopi.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran jajaran Polres Kepahiang bertujuan memastikan pelayanan kepolisian tepat sasaran dan menyentuh persoalan riil di tingkat desa.

Antisipasi Kerawanan Kriminalitas Saat Musim Panen Kopi

Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Tapak Gedung menyoroti potensi peningkatan aksi kejahatan seiring dengan masuknya musim panen kopi. Aktivitas ekonomi yang meningkat di kawasan perkebunan dinilai rawan dimanfaatkan oleh pelaku kriminalitas untuk melancarkan aksinya.

Merespons kekhawatiran tersebut, Kapolres Kepahiang memastikan akan memperkuat intensitas patroli, terutama pada jam-jam rawan. Namun, kepolisian juga menekankan bahwa menjaga keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama antara aparat dan warga setempat.

“Kami siap tingkatkan patroli. Tapi keamanan juga butuh peran masyarakat. Aktifkan kembali ronda dan satkamling,” tegas AKBP Yuriko Fernanda di hadapan warga dan unsur pemerintah kecamatan.

Penguatan Patroli Malam dan Respons Cepat Laporan Warga

Selain pengamanan kebun, masyarakat meminta kepolisian meningkatkan frekuensi patroli malam di area pemukiman. Warga berharap adanya respons yang lebih cepat dari pihak berwajib jika terdapat laporan mengenai gangguan keamanan atau aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Dialog ini juga mencakup edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan imbauan agar warga lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Polisi mengingatkan bahwa keterbukaan informasi harus dibarengi dengan kewaspadaan terhadap hoaks yang dapat memicu konflik sosial.

Waspada Karhutla dan Penyaluran Bantuan Sembako

Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang mulai melanda sebagian wilayah Bengkulu, Polres Kepahiang memberikan peringatan khusus terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diimbau untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar karena berisiko memicu bencana yang lebih luas.

“Lewat NGOPI TAWAR, kami ingin tahu apa yang dirasakan warga. Masukan ini penting agar pelayanan kami tepat sasaran,” ujar AKBP Yuriko Fernanda.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polres Kepahiang menutup rangkaian kegiatan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di Desa Tapak Gedung. Program ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat di Kabupaten Kepahiang.

Bagikan
Sumber: mediabengkulu.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks