BENGKULU — Video amatir memperlihatkan puluhan warga, termasuk pengemudi ojek online, mengerubungi dan menginjak-injak bodi mobil berpelat B-2432-VBE itu. Suasana mencekam terekam dari sirine kendaraan yang bersahut-sahutan dan warga yang masih murka meski terduga pengemudi sudah digiring petugas ke ambulans dalam kondisi hampir tak sadarkan diri.
Bukan Maling atau Tabrak Lari, Tersangka Narkoba
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, meluruskan informasi yang keliru beredar. Ia menegaskan pengemudi Fortuner bukanlah pelaku pencurian mobil atau tabrak lari, melainkan target operasi Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
"Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba yang pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2)," kata Jauhari dalam keterangannya, Sabtu (13/6).
Kronologi: Dari Penggerebekan di Jakarta Barat hingga Diamuk Massa
Aksi pengejaran bermula di Jalan Al Mubarok II, Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Dipimpin Ipda Erwin Manatar Sirait, anggota Sat Narkoba Polres Jaksel menggerebek empat orang pelaku narkoba di lokasi tersebut.
Saat disergap, satu pelaku yang berada di dalam Fortuner putih melarikan diri. Lima anggota polisi langsung mengejar dari Joglo hingga ke Puri Beta 2, Ciledug. Pelaku baru berhenti setelah menabrak trotoar dan beberapa sepeda motor di sepanjang jalur pelarian.
Teriakan 'Maling' Picu Amuk Massa
Ketika mobil melintas di Puri Beta, seorang warga berteriak "maling". Teriakan itu memicu warga lain untuk ikut mengejar dan mengepung kendaraan yang terus berusaha kabur. Massa yang sudah terlanjur emosi kemudian mengeroyok pelaku hingga babak belur sebelum petugas berhasil mengamankannya.
"Pada saat sampai di Puri Beta 2 ada salah satu warga meneriaki maling yang kemudian pelaku dikeroyok massa hingga babak belur. Terjadi sekira pukul 20.54 WIB," jelas Kombes Jauhari.
Kerusakan Fortuner dan Imbauan Polisi
Akibat pengepungan, Toyota Fortuner putih tersebut mengalami penyok di beberapa bagian bodi akibat injakan dan pukulan massa. Polisi mengimbau warga untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat.
Pelaku kini dalam penanganan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses lebih lanjut terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya.