BENGKULU — Keputusan PSSI untuk menerapkan sistem pembelian paket tiket atau bundling pada laga tandang Timnas Indonesia melawan Singapura memicu perdebatan. Banyak suporter yang menilai kebijakan ini memberatkan, bahkan ada yang menuding federasi mencari keuntungan di tengah euforia dukungan untuk skuad Garuda.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, langsung merespons tudingan tersebut dengan tegas. Ia memastikan bahwa skema ini bukan bentuk komersialisasi yang merugikan pendukung.
Kuota Minim Jadi Alasan Utama Bundling
Arya menjelaskan bahwa PSSI sama sekali tidak berniat meraup untung dari penjualan tiket ini. Justru, menurutnya, nilai tambah yang diberikan kepada suporter sangat besar jika dibandingkan dengan harga normal.
"Kami [PSSI] hanya dapat 256 tiket. Kecil banget itu persentasenya. Kami bagi di harga normal Rp550 ribu dan bundling dengan jersey atau syal Rp650 ribu," ujar Arya di Jakarta, Senin (3/8).
"Jadi dengan penambahan Rp100 ribu dapat jersey atau syal. Banyak itu yang mau. Masa dibilang PSSI cari untung dan jadi calo?" tegasnya.
Dua Paket Resmi yang Ditawarkan GSI
Dalam surat elektronik resmi yang diterbitkan PSSI, PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI) selaku operator pemasaran membagi kuota tiket ke dalam dua kategori. Pertama, paket tiket pertandingan plus dua jersey resmi 'Garuda' dengan banderol Rp650 ribu.
Kedua, paket tiket yang disertai scarf atau syal resmi Timnas Indonesia dengan harga Rp727.100. Adapun total kapasitas Stadion Jalan Besar hanya sekitar 6.000 kursi, sehingga jatah untuk pendukung Indonesia sangat terbatas.
Uji Coba Gimmick Marketing untuk Laga Tandang
Soal apakah pola serupa akan diterapkan lagi pada laga tandang berikutnya, Arya belum bisa memastikan. Ia menyebut keputusan teknis penjualan tiket sepenuhnya diserahkan kepada GSI dan masih akan dievaluasi.
"Belum tahu, itu kan bisa-bisa saja. Begini, kami kan menyerahkan [teknis penjualan tiket] ke GSI nih. Ya, itu kan gimmick marketing. Karena saya rasa, harga jersey di luar itu bisa [mencapai] berapa gitu," kata dia.
Laga penentu ini akan digelar di Stadion Jalan Besar pada Jumat (7/3) pukul 20.00 WIB. Tim asuhan Patrick Kluivert wajib meraih hasil positif untuk memastikan langkah ke babak semifinal turnamen regional ini.