Pencarian

Finishing Keramik Rumah Warga di Semarang Dikebut Satgas TMMD ke-129, Begini Prosesnya

Jumat, 07 Agustus 2026 • 11:35:02 WIB
Finishing Keramik Rumah Warga di Semarang Dikebut Satgas TMMD ke-129, Begini Prosesnya
Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0714/Salatiga melaksanakan finishing dengan mengisi nat pada celah keramik rumah warga di Kabupaten Semarang.

SEMARANG — Memasuki tahap akhir rehabilitasi, personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya fokus pada struktur bangunan. Perhatian kini diarahkan pada detail penyempurnaan interior, salah satunya pekerjaan ngenat keramik di rumah Bapak Misri, seorang warga Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Pekerjaan ngenat atau yang juga dikenal dengan istilah ngolot ini merupakan proses mengisi dan merapikan nat di setiap celah antar-keramik. Tahapan ini dinilai krusial karena berfungsi memperkuat ikatan antar-material sekaligus memberikan hasil akhir yang lebih bersih dan estetis.

Ketelitian di Setiap Celah Keramik

Proses pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian oleh para personel satgas. Adonan nat diaplikasikan secara merata pada setiap celah keramik, memastikan tidak ada rongga yang tersisa. Hasilnya, permukaan lantai menjadi lebih padat, rata, dan aman saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/8/2026) dan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan kualitas bangunan. Bukan sekadar soal kekuatan konstruksi, tahap finishing ini menentukan kenyamanan serta keindahan rumah yang akan dihuni keluarga Bapak Misri.

Gotong Royong TNI dan Warga Masih Terjaga

Semangat kebersamaan antara satgas dan warga setempat masih terlihat jelas di tengah proses pengerjaan. Gotong royong ini menjadi kekuatan utama yang mempercepat penyelesaian rehabilitasi rumah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Semarang.

Melalui program TMMD Reguler ke-129, setiap detail pekerjaan mendapat perhatian serius dari personel Kodim 0714/Salatiga. Sebab, rumah yang layak huni tidak hanya berdiri kokoh secara struktur, tetapi juga harus menghadirkan rasa nyaman dan kebahagiaan bagi penghuninya.

Bagi Bapak Misri dan keluarga, selesainya proses ngenat keramik ini menjadi pertanda baik. Rumah yang tengah direhabilitasi tersebut diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih baik dan layak bagi keluarganya di masa mendatang.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalisbengkulu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks