Pencarian

Wali Kota Bengkulu Instruksikan Simulasi Bencana Rutin di Sekolah Usai 150 Warga Ikut Pelatihan Mitigasi

Rabu, 12 Agustus 2026 • 20:38:01 WIB
Wali Kota Bengkulu Instruksikan Simulasi Bencana Rutin di Sekolah Usai 150 Warga Ikut Pelatihan Mitigasi
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi membuka pelatihan mitigasi bencana yang diikuti 150 warga dari berbagai unsur masyarakat.

BENGKULU — Pelatihan yang dibuka langsung Wali Kota Dedy Wahyudi itu menyasar warga dari berbagai unsur masyarakat. Materi yang diberikan menitikberatkan pada proses penyelamatan dan evakuasi saat kondisi darurat mengancam keselamatan.

Dedy menegaskan, kesiapsiagaan bukan berarti pemerintah mengharapkan bencana terjadi. Sebaliknya, kapasitas warga perlu dibangun sebelum keadaan darurat tiba.

"Ketika bencana datang, kita harus siap melakukan evakuasi, minimal mengurangi korban akibat bencana," kata Dedy dalam sambutannya.

Simulasi Sekolah Jadi Prioritas

Dedy mendorong Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Kota Bengkulu tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Simulasi kebencanaan perlu digelar berkala dengan melibatkan banyak pihak, terutama di lingkungan sekolah.

Anak-anak dan tenaga pendidik dinilai perlu memahami prosedur keselamatan dasar. Pembekalan ini membuat mereka mampu mengambil keputusan tepat saat situasi darurat terjadi.

Latihan rutin juga berfungsi membiasakan masyarakat agar tidak mudah panik. Kepanikan hanya memperlambat proses penyelamatan dan memunculkan risiko tambahan.

Membangun Budaya Sadar Bencana

Pemkot Bengkulu menekankan kolaborasi antara pemerintah, petugas penanggulangan bencana, sekolah, dan masyarakat. Penanganan bencana tidak bisa dibebankan hanya kepada petugas lapangan.

Bekal yang diperoleh peserta pelatihan diharapkan diteruskan ke lingkungan sekitar. Pemahaman soal jalur penyelamatan, titik berkumpul, dan tindakan pascabencana semakin meluas di tengah warga.

Bengkulu memiliki potensi menghadapi sejumlah ancaman bencana. Edukasi, latihan, dan simulasi yang konsisten menjadi kunci menekan risiko korban jiwa.

Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap terbentuk budaya sadar bencana. Setiap warga tidak hanya mengetahui potensi ancaman, tetapi paham langkah menyelamatkan diri dan membantu orang lain secara aman serta tertib.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teropongpublik.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks