Pencarian

Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80,8%, Tapi ICE Masih Dominasi 73% Pasar Semester I 2026

Senin, 27 Juli 2026 • 09:37:01 WIB
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80,8%, Tapi ICE Masih Dominasi 73% Pasar Semester I 2026
Penjualan mobil listrik murni di Indonesia mencapai 69.739 unit pada semester I 2026, meningkat 80,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

BENGKULU — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data wholesales semester I 2026 yang mencatat total penjualan 436.564 unit, naik 15,9% year-on-year. Dari jumlah itu, mobil ICE — bensin dan diesel — masih menjadi tulang punggung pasar dengan 319.456 unit. Namun di balik dominasi tersebut, terjadi pergeseran menarik di segmen kendaraan rendah emisi.

Pangsa Pasar Bensin Masih 73%, LCGC Justru Anjlok

Mobil konvensional non-LCGC terjual 263.950 unit, sedangkan Low Cost Green Car (LCGC) menyumbang 55.506 unit. Secara persentase, ICE menguasai 73% pasar nasional — artinya tiga dari empat mobil baru yang dibeli masyarakat masih bermesin bensin atau diesel. Namun LCGC justru mengalami penurunan 18,4% dibanding periode yang sama tahun lalu, menandakan pergeseran preferensi konsumen.

Hybrid Tumbuh 47%, PHEV Melonjak 187% Berkat BYD dan Chery

Mobil hybrid (HEV) menempati posisi ketiga dengan 43.366 unit, naik 47% year-on-year. Toyota masih memimpin segmen ini berkat Innova Zenix HEV (13.279 unit) dan Veloz HEV (11.147 unit) — keduanya menyumbang 58% total penjualan hybrid nasional. Sementara itu, PHEV (plug-in hybrid) menjadi kategorí dengan pertumbuhan tertinggi: 187,4% meski volumenya hanya 5.003 unit. BYD M6 DM, satu-satunya model PHEV dari BYD, langsung mendominasi dengan 1.825 unit — seluruhnya terjual dalam satu bulan, Juni 2026. Chery Group mengikuti lewat Tiggo 8 CSH (1.441 unit) dan Tiggo 9 CSH (373 unit).

Mobil Listrik Murni: Jaecoo J5 Jadi Primadona dengan 24% Pangsa Pasar

Penjualan mobil listrik murni (EV) mencapai 69.739 unit, melesat 80,8% dibanding tahun lalu. Salah satu pendorong utamanya adalah Jaecoo J5 yang baru satu model namun langsung membukukan 16.990 unit, setara 24,36% pangsa pasar EV nasional. Pencapaian ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai melirik kendaraan listrik sebagai opsi utama, terutama di segmen harga menengah.

Elektrifikasi Kian Mendekat: Gabungan EV, Hybrid, dan PHEV Capai 27% Pasar

Jika digabung, penjualan mobil elektrifikasi — EV, hybrid, dan PHEV — mencapai 118.108 unit atau sekitar 27% dari total pasar. Angka ini naik signifikan dibanding tahun lalu yang masih di bawah 20%. Meski ICE masih berkuasa, laju pertumbuhan kendaraan rendah emisi di atas 47% mengindikasikan perubahan struktural. Dengan hadirnya model-model seperti Jaecoo J5 dan BYD M6, persaingan di segmen elektrifikasi diprediksi akan semakin ketat pada paruh kedua 2026.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks