GSI 2026 di Bengkulu Selatan Selesai, Ratusan Pelajar Berlaga dan 11 Kecamatan Terjaring Seleksi Bakat

Penulis: Yasir  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 16:24:01 WIB
Ratusan pelajar dari 11 kecamatan berlaga dalam GSI 2026 di Bengkulu Selatan.

MANNA — Sebanyak sebelas kecamatan di Kabupaten Bengkulu Selatan mengirimkan perwakilan pelajar SMP/MTs untuk bertanding di Lapangan Sepak Bola SMAN 3 Bengkulu Selatan pada pertengahan Juni lalu. Kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) 2026 tingkat kabupaten ini menjadi ajang unjuk kemampuan teknik, visi bermain, dan mental bertanding para pesepak bola muda.

Plt. Kabid SMP Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, Onawan Affriyadi, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. "GSI bukan sekadar turnamen sepak bola antar-pelajar, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi," ujarnya di Manna, Rabu (17/6/2026).

Seleksi di Lapangan: Bakat dari Kecamatan Mulai Terlihat

Seluruh pertandingan berlangsung di bawah pengawasan tim pemandu bakat. Mereka mencatat kemampuan teknis, ketahanan mental, dan kerjasama tim setiap pemain selama dua hari kompetisi. Ketua PSSI Bengkulu Selatan, Muhammad As'ad Muttaqiin, mengapresiasi konsistensi Dinas Dikbud dalam menyediakan wadah kompetisi yang sehat bagi anak-anak daerah.

"Evaluasi berkala dari lapangan hijau ini menunjukkan potensi besar yang selama ini belum terjamah di tingkat kecamatan," kata Muhammad As'ad Muttaqiin. Ia menambahkan bahwa hasil pantauan akan menjadi dasar untuk menyusun program pembinaan.

Tiga Aspek Pembinaan dan Target ke Tingkat Provinsi

Sinergi antara Dinas Dikbud, PSSI Bengkulu Selatan, dan MKKS Bengkulu Selatan berfokus pada tiga aspek utama: memantau visi bermain, kemampuan teknik, dan ketahanan mental atlet muda sepanjang laga. Hasil kompilasi data pemain terbaik akan dimasukkan ke dalam program draf pemusatan latihan intensif.

Program latihan ini diproyeksikan sebagai fondasi untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Para pemain yang terpilih akan segera dibina dalam draf pelatihan jangka panjang. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan prestasi sepak bola Kabupaten Bengkulu Selatan, baik di tingkat regional Sumatra maupun di kancah nasional.

Acara penutupan kompetisi turut dihadiri oleh Ketua PSSI Bengkulu Selatan Muhammad As'ad Muttaqiin dan Ketua MKKS Bengkulu Selatan Roni Sastiawan. Kehadiran mereka mempertegas peran institusi pendidikan formal sebagai ruang inkubasi untuk melahirkan prestasi non-akademik.

Reporter: Yasir
Sumber: amirariau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top