BENGKULU — Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, didampingi Wakil Gubernur Mian dan Sekretaris Daerah Herwan Antoni, dihadiri jajaran BPJS Kesehatan serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota dan pemangku kepentingan lainnya. Forum ini membahas penguatan rekrutmen peserta baru dan percepatan reaktivasi peserta nonaktif.
Validasi Data Peserta Jadi Prioritas Utama
Dalam arahannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa validasi dan pemutakhiran data peserta JKN harus dilakukan secara konsisten. Ia menyoroti pentingnya reaktivasi peserta nonaktif agar masyarakat tidak terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
"Jangan sampai ada masyarakat yang sakit tetapi terkendala karena status kepesertaan tidak aktif. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat," ujar Helmi Hasan.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Gubernur menekankan bahwa keberhasilan program JKN membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan BPJS Kesehatan. Ia mendorong seluruh daerah bergerak bersama meningkatkan jumlah peserta aktif.
"Kita ingin seluruh kabupaten dan kota bergerak bersama. Semakin banyak masyarakat yang aktif dalam program JKN, maka semakin kuat perlindungan kesehatan masyarakat Bengkulu," tegasnya.
Strategi BPJS Kesehatan Perluas Cakupan
Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan, Anurman Huda, memaparkan sejumlah strategi yang akan dijalankan. Penguatan rekrutmen peserta baru dan percepatan reaktivasi peserta nonaktif menjadi fokus utama untuk meningkatkan jumlah kepesertaan aktif.
Anurman menambahkan, keberhasilan program JKN tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi syarat mutlak untuk menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Komitmen Pemerintah untuk Warga Kurang Mampu
Helmi Hasan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Ia secara khusus menyoroti masyarakat kurang mampu yang sangat membutuhkan akses layanan kesehatan.
"Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Kita ingin tidak ada warga yang tertinggal, terutama masyarakat kurang mampu yang sangat membutuhkan akses layanan kesehatan," ujar Helmi Hasan.
Melalui forum komunikasi tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat koordinasi serta mempercepat langkah-langkah konkret guna mendukung target UHC berkualitas di Provinsi Bengkulu.