BENGKULU — Seribu hari pertama kehidupan menentukan fondasi tumbuh kembang anak, tapi edukasi kesehatan balita di Indonesia masih didominasi soal gizi. Padahal sentuhan harian seperti pijat bayi punya peran besar. Berikut manfaat pijat bayi menurut IDAI dan cara memasukkannya ke rutinitas perawatan si Kecil.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan pemantauan rutin pertumbuhan balita di Posyandu sebagai cara mendeteksi dini gangguan tumbuh kembang maupun stunting. Sayangnya, pemahaman ibu soal stimulasi sentuhan harian masih tertinggal jauh dibanding perhatian pada asupan gizi.
Kesenjangan itulah yang coba dijembatani lewat gerakan SATU HATI: Sentuhan Lembut Anak Sehat Indonesia dari MY BABY. Rangkaian Posyandu digelar di 10 titik dengan lebih dari 3.000 peserta ibu dan anak, melibatkan kader Posyandu lokal, Indomaret, dan pemerintah daerah setempat.
Periode emas ini dihitung sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Di rentang inilah otak, organ, dan sistem imun berkembang paling pesat, sehingga kualitas asupan dan stimulasi di fase tersebut berdampak jangka panjang.
Karena itu, pemantauan berkala di Posyandu bukan sekadar rutinitas menimbang berat badan. Ini adalah skrining awal untuk menangkap tanda gangguan pertumbuhan sebelum terlambat ditangani.
Publikasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut stimulasi pijat bayi terbukti secara ilmiah merangsang penyerapan nutrisi agar lebih efisien. Efeknya tidak berhenti di situ.
Sentuhan lembut juga memberi rasa nyaman yang membantu bayi lebih tenang. Inilah yang membuat pijat layak masuk daftar perawatan harian, bukan cuma dilakukan saat bayi rewel.
Audrey Gandadjaja, Managing Director Brand Creative Content & Communication Cosmetics, Consumers & Health Care Tempo Scan Group, menyebut kebutuhan informasi jadi alasan utama gerakan ini dihadirkan. MY BABY sendiri telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia lebih dari 40 tahun.
"Melalui SATU HATI: Sentuhan Lembut untuk Anak Sehat Indonesia, kami ingin memperkaya edukasi kesehatan anak dengan menghadirkan informasi sekaligus mendampingi para ibu dalam merawat Si Kecil dengan lebih percaya diri melalui sentuhan kasih sayang yang memberikan kenyamanan," ujar Audrey belum lama ini.
Pilih waktu saat bayi tenang, misalnya setelah mandi atau sebelum tidur malam. Hangatkan telapak tangan lebih dulu, lalu gunakan minyak bayi yang lembut dan tidak lengket agar gerakan lancar.
MY BABY Natural Oil Plus diformulasikan untuk pijat bayi, membantu menjaga kelembapan kulit, dan memberi perlindungan tambahan dari gigitan nyamuk hingga 8 jam. Lakukan pijatan singkat secara konsisten, tidak perlu durasi panjang asal rutin.
"Lebih dari sekadar perawatan harian, kebiasaan positif ini juga menjadi momen berharga untuk mempererat ikatan emosional antara ibu dan Si Kecil demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," tutup Audrey.
Hentikan pijat dan konsultasikan ke dokter anak bila bayi demam, kulitnya iritasi atau ruam, menolak disentuh, atau tampak kesakitan. Bayi dengan kondisi medis khusus sebaiknya mendapat arahan tenaga kesehatan lebih dulu.
Di luar kondisi tersebut, pijat bayi aman dijadikan kebiasaan. Yang terpenting, tetap bawa si Kecil ke Posyandu secara berkala agar tumbuh kembangnya terpantau sejak dini.