BENGKULU — Sebanyak delapan cabang lomba dipertandingkan dalam Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Bengkulu yang digelar Senin (18/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar dari jenjang SD dan SMP yang berasal dari seluruh wilayah kota.
FLS3N merupakan agenda tahunan bentukan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kembali menjadi penyelenggara di tingkat daerah.
Delapan Cabang Lomba yang Dipertandingkan
Para peserta berkompetisi dalam delapan kategori lomba, yakni seni tari, ensambel, menyanyi solo (solo song), gambar ilustrasi, gambar bercerita, kriya, pantomim, dan kreativitas musik tradisional. Setiap cabang lomba dinilai oleh dewan juri yang sudah ditunjuk oleh Dinas Dikbud.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Dikbud Kota Bengkulu, Lala Subari, mengatakan antusiasme peserta tahun ini melonjak cukup tinggi. Keterlibatan aktif dari ratusan utusan sekolah jenjang SD dan SMP se-Kota Bengkulu menjadi bukti nyata minat siswa terhadap seni.
Menumbuhkan Karakter Bangsa Lewat Seni
Mengusung tema "Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya", festival ini tidak sekadar ajang kompetisi. Lala Subari menegaskan FLS3N menjadi ruang bagi para siswa untuk mengasah kemampuan dan menampilkan kreativitas terbaik mereka di bidang seni.
"FLS3N ini rutin dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang dari Puspresnas. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk menampilkan kreativitas terbaik dan mengasah kemampuan mereka di bidang seni," ujar Lala Subari.
Harapan Lahirkan Juara hingga Tingkat Nasional
Melalui ajang ini, pihak Dinas Dikbud berharap dapat melahirkan para juara bertalenta yang nantinya siap mewakili Kota Bengkulu ke tingkat provinsi hingga nasional. Lala Subari juga berharap Pemerintah Kota Bengkulu dan pihak sekolah terus bersinergi memberikan perhatian penuh terhadap pembinaan seni dan kreativitas pelajar di daerah.
"Kami berharap ke depan dukungan terhadap ruang berekspresi siswa dan pengembangan seni budaya di Kota Bengkulu semakin meningkat, sehingga potensi emas anak-anak kita dapat terus terasah dengan optimal," pungkasnya.