BINTUHAN — Gelaran Festival Gurita Kaur 2026 yang berlangsung 22-23 Mei 2026 di Lapangan Merdeka Kota Bintuhan tak sekadar jadi ajang pameran kuliner. Pemerintah Kabupaten Kaur mencatat dampak ekonomi langsung terasa sejak hari pertama, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur, Juli Sarti, SKM, mengakui festival yang mengusung tema "Sambal Langat Gurita Kaur Untuk Nusantara" ini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat bawah. Sektor industri kreatif disebut paling diuntungkan.
Omzet Pelaku UMKM Naik Drastis Selama Festival
Salah satu pedagang lokal, Sirat (52), mengaku pendapatannya melonjak tajam dibanding hari biasa. Ia membuka gerai di area festival dan merasakan langsung dampak positif keramaian pengunjung.
"Kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan Festival Gurita ini, karena penjualan kami meningkat jauh dari biasanya," ujarnya penuh syukur.
Lonjakan omzet ini terjadi karena produk kreatif dan kuliner khas Kaur mendapat panggung promosi yang luas. Pengunjung tak hanya datang dari dalam daerah, tetapi juga dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Bengkulu.
Hotel dan Penginapan Penuh Total Akibat Lonjakan Pengunjung
Dampak lain yang tak kalah signifikan dirasakan sektor akomodasi. Selama festival berlangsung, hotel-hotel dan rumah penginapan di wilayah Kabupaten Kaur penuh total. Lonjakan pesanan berasal dari para peserta festival dan wisatawan luar daerah yang ingin menyaksikan langsung perhelatan tahunan ini.
Transformasi Lapangan Merdeka menjadi pusat perputaran ekonomi dinamis terlihat dari padatnya kunjungan masyarakat. Pemerintah daerah berharap momentum ini tak berhenti sebagai euforia sesaat.
Target Pemerintah: Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Nasional
"Melalui kegiatan ini, kami berharap ke depan tingkat pertumbuhan ekonomi semakin maju dan sektor pariwisata di Kabupaten Kaur kian dikenal secara luas di tingkat nasional," tegas Juli Sarti.
Festival Gurita Kaur 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengerek nama Kaur di peta wisata kuliner Indonesia. Pemerintah setempat berkomitmen menjadikan kesuksesan tahun ini sebagai fondasi bagi pengembangan sektor pariwisata jangka panjang.