BENGKULU — Sebanyak 120 titik nonton bareng (nobar) partai final Piala Dunia 2026 tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu pada Minggu malam. Data ini merupakan catatan sementara dari sistem TVRI yang terus bertambah seiring pendaftaran dari berbagai pihak.
"Data sementara yang sudah masuk ke sistem TVRI menunjukkan ada lebih dari 120 titik nobar di seluruh Provinsi Bengkulu untuk partai final malam ini," kata Ketua Tim Perencana dan Pengendali Pengembangan Usaha sekaligus PIC Pendaftaran Nobar Piala Dunia Bola Gembira TVRI Bengkulu, Jusarman.
Lokasi Nobar Utama dan Tamu VIP
Di Kota Bengkulu, beberapa titik nobar berskala besar disiapkan. Kawasan Simpang Lima menjadi pusat utama yang akan dihadiri Gubernur Bengkulu, Wali Kota Bengkulu, Kapolda Bengkulu, Danrem, Danlanal, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Lokasi lain meliputi halaman TVRI Bengkulu di Jalan Basuki Rahmat dan Studio TVRI Bentiring.
Selain itu, puluhan titik nobar tersebar di lingkungan RT dan RW yang digelar oleh pelaku usaha maupun warga secara mandiri.
Antusiasme Masyarakat dan Dukungan Infrastruktur
Jusarman menyebut antusiasme warga Bengkulu melonjak signifikan. Pada pertandingan semifinal atau babak empat besar, jumlah penonton di lokasi nobar TVRI Bengkulu mencapai lebih dari 1.000 orang. Angka ini menjadi indikasi bahwa final malam ini akan lebih ramai.
Untuk memastikan kelancaran acara, TVRI Bengkulu berkolaborasi dengan RRI Bengkulu, LKBN ANTARA Biro Bengkulu, Telkomsel, PLN, TNI, dan Polri. Seluruh data lokasi nobar telah diserahkan kepada kepolisian dan PLN agar pengamanan serta pasokan listrik berjalan optimal.
UMKM Kebagian Rezeki dari Keramaian Nobar
Kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi warga. Kepala TVRI Bengkulu Fonda Rafael mengungkapkan bahwa momen ini telah membuka ruang usaha bagi sekitar 100 pelaku UMKM di Bengkulu. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga malam final.
"Kolaborasi TVRI Bengkulu, LKBN ANTARA Biro Bengkulu, dan RRI Bengkulu tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan peluang promosi dan peningkatan penjualan bagi pelaku UMKM melalui tingginya kunjungan masyarakat di lokasi nobar," ujar Fonda.
Para pelaku UMKM berjualan di berbagai titik strategis, seperti di kawasan Simpang Lima, halaman TVRI Bengkulu, serta titik-titik nobar di kabupaten dan kota lainnya.