BENGKULU — Sejak pemekaran Kecamatan Napal Putih yang melahirkan Kecamatan Ulok Kupai, terjadi perubahan nomenklatur kepolisian. Kantor Polsek Napal Putih yang berada di Desa Bukit Berlian otomatis berubah status menjadi Polsek Ulok Kupai karena lokasinya kini masuk wilayah administrasi kecamatan baru.
Akibatnya, Polsek Ulok Kupai harus mengawal situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di dua kecamatan sekaligus. Total ada 20 desa yang menjadi tanggung jawab polsek tersebut, tersebar di Kecamatan Napal Putih dan Kecamatan Ulok Kupai.
Geografis Berjauhan, Warga Butuh Akses Cepat ke Kepolisian
Plt Camat Napal Putih Budi Syahroni menjelaskan bahwa urgensi pembangunan Polsek Napal Putih semakin besar. Kecamatan Napal Putih memiliki 10 desa dengan kondisi geografis yang cukup berjauhan, sehingga akses masyarakat ke kantor polisi menjadi tantangan tersendiri.
“Polsek Ulok Kupai saat ini melayani dan mengawal situasi kamtibmas di 20 desa yang tersebar di Kecamatan Napal Putih dan Kecamatan Ulok Kupai. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran kepolisian,” ujar Budi dalam sambutannya di Mapolsek Ulok Kupai.
Lahan Sertifikat dan Dukungan Desa Jadi Modal Pengajuan
Budi menegaskan bahwa dukungan masyarakat dan pemerintah desa terhadap rencana pembangunan Polsek Napal Putih sudah dibuktikan secara konkret. Salah satunya adalah penyediaan lahan khusus yang telah bersertifikat dan berada di lokasi strategis di Desa Napal Putih.
“Dengan adanya Polsek Napal Putih nantinya, masyarakat akan lebih mudah dan cepat mengakses pelayanan kepolisian. Selain itu, keberadaan polsek baru tentu akan diiringi dengan penambahan personel sehingga pengamanan dan pembinaan masyarakat di 10 desa bisa lebih optimal,” jelas Budi.
Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa juga siap membantu memenuhi kebutuhan administrasi yang diperlukan dalam proses pengusulan pembangunan kantor polisi tersebut.
Apa Langkah Selanjutnya?
Usulan pembangunan Polsek Napal Putih kini berada di meja jajaran Polres Bengkulu Utara. Kunjungan Kapolres AKBP Bakti Kautsar Ali ke Polsek Ulok Kupai menjadi momentum untuk kembali menyuarakan kebutuhan ini. Belum ada kepastian jadwal pembangunan, namun kesiapan lahan dan dukungan administrasi dari pemerintah kecamatan menjadi modal utama pengajuan ke tingkat yang lebih tinggi.