Pencarian

Wisata Kuliner Bengkulu: 7 Hidangan Ikonik dari Pendap hingga Lemang Tapai yang Wajib Dicoba

Sabtu, 06 Juni 2026 • 08:20:02 WIB
Wisata Kuliner Bengkulu: 7 Hidangan Ikonik dari Pendap hingga Lemang Tapai yang Wajib Dicoba
Pendap, hidangan ikan kukus dengan bumbu rempah khas Bengkulu, dimasak selama delapan jam dalam daun talas.

BENGKULU — Bagi pecinta petualangan rasa, mencicipi makanan khas daerah menjadi salah satu cara terbaik untuk mengenal budaya setempat. Bengkulu, provinsi di pesisir barat Sumatera ini, tidak hanya menawarkan panorama alam dan bunga Rafflesia arnoldii yang megah, tetapi juga deretan kuliner unik yang membedakannya dari daerah tetangga. Hidangan di sini dikenal dengan profil rasa yang berani, mulai dari gurih dan pedas hingga asam segar, menggunakan bahan-bahan seperti ikan laut, daging hiu, rebung, dan durian.

Pendap: Ikan Berbalut Daun Talas yang Dikukus Delapan Jam

Salah satu ikon kuliner Bengkulu yang paling populer adalah Pendap. Hidangan ini berbahan dasar ikan—baik air tawar maupun laut—yang dibumbui dengan racikan rempah seperti bawang putih, kencur, cabai, dan kelapa muda parut yang dihaluskan.

Keunikan Pendap terletak pada proses memasaknya. Ikan yang telah dilumuri bumbu kemudian dibungkus rapat dengan daun talas, lalu dikukus hingga matang sempurna. Proses pengukusan ini memakan waktu hingga delapan jam. Daun talas berfungsi ganda: menghilangkan aroma amis ikan sekaligus memberikan aroma harum yang khas. Pendap paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat.

Bagar Hiu: Hidangan Bersejarah yang Pernah Dicicipi Presiden Soekarno

Bagi yang ingin mencoba sesuatu yang lebih berani, Bagar Hiu bisa menjadi pilihan. Seperti namanya, hidangan ini menggunakan daging ikan hiu, khususnya jenis hiu tanduk, sebagai bahan utama. Daging ikan hiu dibersihkan, lalu dimasak dengan cabai dan aneka rempah hingga bumbu meresap.

Popularitas Bagar Hiu bahkan sempat tercatat dalam sejarah. Hidangan ini dikenal pernah dicicipi langsung oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, saat berkunjung ke Bengkulu. Cita rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuatnya menjadi salah satu kuliner kebanggaan daerah.

Rebung Asam Undak Liling: Sensasi Asam Segar dari Kombinasi Rebung dan Keong

Makanan ini menghadirkan sensasi rasa asam yang alami dan segar. Rebung Asam Undak Liling terbuat dari kombinasi rebung (tunas bambu muda) dan keong hitam yang dalam bahasa setempat disebut liling. Proses pembuatannya membutuhkan kesabaran; rebung harus direndam selama beberapa hari untuk menghasilkan rasa asam alami sebelum dimasak.

Setelah melalui proses perendaman, rebung dibumbui dengan rempah-rempah dan dimasak bersama liling. Keong hitam yang mudah ditemukan di area persawahan menjadi sumber protein yang melengkapi hidangan ini, menciptakan perpaduan tekstur dan rasa yang unik.

Lemang Tapai dan Lempuk Durian: Manisnya Tradisi Bengkulu

Berbeda dengan lemang khas Melayu pada umumnya, Lemang Tapai versi Bengkulu memiliki ciri khas tersendiri. Hidangan ini terbuat dari beras ketan yang direndam semalaman, dicampur santan, lalu dibakar di dalam seruas bambu hingga matang. Lemang tapai biasanya disajikan bersama tapai ketan, dan kadang kala dilengkapi dengan durian sebagai pelengkap yang memperkaya rasa.

Durian di Bengkulu juga diolah menjadi oleh-oleh khas bernama Lempuk Durian. Olahan ini mencampurkan daging durian dengan tepung gandum dan gula, kemudian dimasak di wajan besar hingga adonan mengental dan matang. Teksturnya yang mirip dodol dan rasa manis legit membuat lempuk durian menjadi buah tangan favorit wisatawan yang berkunjung.

Dua Gulai Unik: dari Iga Sapi hingga Pisang

Kuliner Bengkulu juga memiliki variasi gulai yang tidak biasa. Gulai Kemba’ang, yang berasal dari Kabupaten Mukomuko, menggunakan iga sapi sebagai bahan utama. Dimasak dengan berbagai rempah dalam waktu yang lama, gulai ini menghasilkan aroma kuat dan rasa yang kaya, cocok dijadikan santapan utama dengan nasi putih.

Satu lagi variasi yang menarik adalah Gulai Pisang. Jika kebanyakan gulai menggunakan protein hewani, hidangan ini justru memanfaatkan buah pisang. Pisang dengan tekstur padat seperti pisang kepok, raja, atau tanduk dipilih dan dimasak dengan bumbu gulai. Hasilnya adalah perpaduan rasa gurih dan legit yang unik, membuktikan bahwa kreativitas kuliner Bengkulu tidak mengenal batas.

Bagikan
Sumber: mawar#2966

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks