BENGKULU — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu mulai menjalin kerja sama dengan perusahaan BUMN, BUMD, dan swasta untuk menyukseskan Program Magang Nasional Batch 4. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Syarifudin, menyatakan pihaknya menargetkan jumlah mitra perusahaan meningkat signifikan dari batch sebelumnya.
"Pada Batch 1 hingga 3, jumlah perusahaan yang bergabung sekitar 100 perusahaan. Sekarang kami targetkan naik menjadi 200 perusahaan," ujar Syarifudin.
Jadwal Pendaftaran Masih Menunggu Portal Kemenaker
Pemprov Bengkulu masih menunggu rincian jadwal resmi pembukaan pendaftaran dari portal Kementerian Ketenagakerjaan. Meski begitu, para lulusan baru diimbau untuk mulai menyiapkan dokumen sejak dini agar tidak terburu-buru saat program dibuka.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi identitas diri, ijazah, transkrip nilai, curriculum vitae (CV), serta berkas pendukung lainnya. Persiapan administrasi ini dinilai krusial mengingat kuota nasional yang besar namun tetap kompetitif.
Uang Saku Setara UMR, Target Peserta Lulusan D3 hingga S1
Program Magang Nasional Batch 4 ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi jenjang D3, D4, hingga S1. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh uang saku dengan nominal setara Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) sesuai wilayah penempatan.
Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan total kuota 150 ribu peserta yang akan disalurkan dalam tiga gelombang. Pemprov Bengkulu berharap semakin banyak perusahaan berpartisipasi, semakin banyak lulusan daerah yang bisa mengikuti program magang nasional ini.
Langkah Pemprov Bengkulu: Jaring Lebih Banyak Mitra Perusahaan
Syarifudin menjelaskan pihaknya aktif melakukan sosialisasi dan pendekatan ke berbagai sektor industri di Bengkulu. Perusahaan yang dilibatkan tidak hanya dari BUMN dan BUMD, tetapi juga perusahaan swasta yang dinilai memiliki kapasitas membimbing peserta magang.
"Kami ingin pastikan program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi lulusan baru yang ingin memasuki dunia kerja. Partisipasi perusahaan menjadi kunci utama," tambahnya.
Program Magang Nasional sendiri merupakan inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja bagi pencari kerja fresh graduate. Dengan target 200 perusahaan di Bengkulu, Pemprov optimistis angka penyerapan tenaga kerja lokal akan meningkat.