BENGKULU — Spanyol menunjukkan superioritas taktik dan kontrol permainan yang luar biasa di semifinal GWC. Meski penguasaan bola kedua tim relatif berimbang, pasukan Luis de la Fuente mampu menekan sejak menit awal dan membuat Prancis tak berkutik. Hasilnya, Spanyol melaju ke final dan akan menghadapi pemenang laga Inggris vs Argentina.
Nilai Buruk L'Équipe: Tiga Pemain Prancis Dapat Angka 2
Kekalahan di semifinal menjadi pukulan telak bagi Didier Deschamps. Pelatih yang sedang berduka karena kehilangan orang terdekat itu harus menerima kenyataan pahit: timnya mengakhiri turnamen dengan finis terburuk sejak 2014. L'Équipe, media olahraga ternama Prancis, memberikan nilai 2 dari 10 kepada tiga pemain: Michael Olise, Ousmane Dembélé, dan Lucas Digne. Sementara itu, Kylian Mbappé hanya mendapat nilai 3.
"Saya rasa kami tidak memainkan pertandingan yang kami inginkan, baik secara taktik, teknis, maupun performa secara keseluruhan," keluh Mbappé. "Ketika Anda tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan menang. Kami gagal menekan mereka sejak awal," tambahnya.
Pertahanan Spanyol yang Menyesakkan
Fakta di lapangan menunjukkan Spanyol tampil dominan meski tidak unggul dalam penguasaan bola. Mereka menerapkan permainan kontrol yang lambat dan terukur, persis seperti yang dikhawatirkan Mbappé. "Tujuan kami adalah menekan mereka tinggi-tinggi agar tidak bisa mengatur ritme, karena dalam hal kontrol permainan mereka lebih baik dari kami. Kami gagal," ujar kapten Prancis itu.
Sebaliknya, Prancis yang sempat tampil menghibur di babak grup—dengan kemenangan atas Senegal, Norwegia, dan Swedia—kali ini kehilangan identitas. Strategi "lepas kendali" yang diterapkan Deschamps justru berujung pada kebobolan dan kekalahan yang menyakitkan.
Final dan Upacara Penutupan yang Meriah
Kemenangan ini membawa Spanyol ke New York New Jersey Stadium untuk partai puncak. FIFA telah mengumumkan rangkaian acara penutupan yang spektakuler, termasuk penampilan Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Robbie Williams, dan YouTuber IShowSpeed. Tom Cruise juga dijadwalkan hadir, mungkin dengan aksi terjun bebasnya yang khas.
Sebelum final, Prancis harus menjalani laga perebutan medali perunggu melawan tim yang kalah di semifinal lainnya. Sementara itu, di semifinal lainnya, Inggris menghadapi Argentina dalam laga yang sarat emosi, terutama terkait sejarah Perang Malvinas. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, meminta semua pihak untuk tidak mencampuradukkan sepak bola dengan politik dan sejarah kelam masa lalu.