Pencarian

Cara Mengatasi Aki Mobil Tekor

Sabtu, 18 Juli 2026 • 14:22:01 WIB
Cara Mengatasi Aki Mobil Tekor

Aki tekor menjadi salah satu masalah kendaraan yang cukup sering dialami pemilik mobil, terutama saat mesin tiba-tiba tidak mau menyala meski sebelumnya berfungsi normal. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja dan sering kali datang di waktu yang kurang tepat, seperti saat hendak berangkat kerja atau dalam perjalanan penting.

Aki yang tekor umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari usia aki yang sudah tua, kebiasaan penggunaan kendaraan yang kurang tepat, hingga adanya komponen kelistrikan yang mengalami kebocoran arus. Memahami cara mengatasi dan mencegahnya menjadi penting agar tidak terjadi berulang kali.

Berikut cara mengatasi aki mobil yang tekor beserta langkah pencegahan agar masalah serupa tidak terulang.

Lakukan Jumper Aki dengan Benar

Jika aki tekor terjadi mendadak, salah satu solusi cepat adalah melakukan jumper menggunakan aki dari mobil lain atau power bank khusus jumper aki. Pastikan kabel jumper dihubungkan sesuai kutub yang benar, yaitu positif dengan positif dan negatif dengan negatif, untuk menghindari korsleting yang bisa merusak sistem kelistrikan mobil.

Setelah mesin berhasil menyala melalui proses jumper, biarkan mesin menyala selama beberapa waktu agar alternator bisa mengisi ulang daya aki, sebelum mesin dimatikan kembali dalam waktu dekat.

Periksa Kondisi Fisik Aki

Selain daya yang lemah, kondisi fisik aki juga perlu diperiksa, termasuk memastikan tidak ada korosi pada terminal aki yang bisa mengganggu aliran listrik. Korosi biasanya ditandai dengan endapan berwarna putih atau kehijauan di sekitar terminal aki.

Bersihkan terminal aki yang berkorosi menggunakan sikat khusus atau campuran air hangat dengan sedikit baking soda, kemudian keringkan dengan baik sebelum kembali menyambungkan kabel aki ke terminalnya.

Kenali Penyebab Umum Aki Tekor

Beberapa kebiasaan bisa mempercepat aki menjadi tekor, seperti membiarkan lampu mobil menyala saat mesin mati, jarang menggunakan mobil dalam waktu lama, atau adanya komponen kelistrikan yang mengalami kebocoran arus meski mobil dalam kondisi mati.

Memeriksa kebiasaan penggunaan kendaraan sehari-hari membantu mengidentifikasi penyebab utama aki sering tekor, sehingga langkah pencegahan yang tepat bisa diterapkan sesuai dengan akar permasalahannya.

Perhatikan Usia dan Kualitas Aki

Aki mobil memiliki masa pakai tertentu, umumnya berkisar antara dua hingga tiga tahun tergantung kualitas dan intensitas penggunaan kendaraan. Aki yang sudah melewati masa pakai idealnya cenderung lebih mudah tekor meski sudah diisi ulang dayanya.

Jika aki sudah cukup tua dan sering mengalami tekor meski sudah diperbaiki berkali-kali, mempertimbangkan penggantian aki baru bisa menjadi solusi jangka panjang dibanding terus mengandalkan jumper setiap kali mengalami masalah serupa.

Terapkan Kebiasaan Perawatan Rutin

Mencegah aki tekor bisa dilakukan dengan membiasakan diri memanaskan mesin secara rutin, terutama bagi mobil yang jarang digunakan, serta memastikan seluruh perangkat kelistrikan dimatikan saat mesin tidak menyala. Pemeriksaan aki secara berkala di bengkel juga membantu mendeteksi masalah lebih awal.

Beberapa bengkel menyediakan layanan pengecekan kondisi aki secara gratis, termasuk mengukur tegangan dan kapasitas aki, yang bisa dimanfaatkan secara berkala untuk memantau kondisi aki sebelum benar-benar mengalami tekor total.

Tips Singkat Mengatasi Aki Mobil Tekor

  • Lakukan jumper aki dengan menyambungkan kutub yang benar
  • Periksa dan bersihkan korosi pada terminal aki
  • Kenali kebiasaan yang mempercepat aki menjadi tekor
  • Perhatikan usia aki dan pertimbangkan penggantian jika perlu
  • Terapkan perawatan rutin untuk mencegah aki tekor berulang

Dengan memahami cara mengatasi dan mencegah aki tekor, aktivitas berkendara sehari-hari bisa lebih lancar tanpa harus khawatir mengalami mogok mendadak akibat masalah kelistrikan pada kendaraan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks