BENGKULU — Pemkot Bengkulu memastikan program pembangunan lapangan olahraga di setiap kelurahan dan kecamatan mulai masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027. Kepala Dispora Kota Bengkulu, Eka Saputra, mengungkapkan tahap awal yang dikerjakan saat ini adalah survei ke masing-masing wilayah untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat.
"Sebagai langkah awal, kami akan melakukan survei ke setiap kelurahan dan kecamatan. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam menentukan lokasi pembangunan fasilitas olahraga yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujar Eka, Selasa (28/7/2026).
Tiga Cabang Olahraga Prioritas: Bulu Tangkis, Voli, dan Sepak Bola
Dalam tahap awal, Dispora memprioritaskan pembangunan fasilitas untuk tiga cabang olahraga yang paling banyak diminati masyarakat. Ketiganya adalah bulu tangkis, bola voli, dan sepak bola.
"Rencana kami membangun lapangan bulu tangkis, voli, dan sepak bola. Harapannya masyarakat di setiap wilayah memiliki akses yang lebih mudah untuk berolahraga tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggalnya," kata Eka.
Pemilihan ketiga cabang olahraga itu didasari oleh basis peserta yang luas dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Pemetaan Lokasi Jadi Kunci Perencanaan Anggaran
Hasil survei yang tengah dilakukan Dispora nantinya tidak hanya menentukan lokasi pembangunan, tetapi juga menjadi dasar penyusunan anggaran. Setelah data terkumpul, perhitungan kebutuhan biaya akan diajukan dalam pembahasan APBD 2027.
"Hasil survei nantinya akan kami jadikan dasar penyusunan anggaran. Rencananya pembangunan fasilitas olahraga ini akan diusulkan pada anggaran Tahun 2027," jelas Eka.
Pemkot Bengkulu menargetkan program ini bisa menjangkau seluruh kelurahan dan kecamatan secara bertahap, sehingga tidak ada wilayah yang tertinggal dalam akses sarana olahraga.
Mencetak Atlet Sejak Usia Dini dari Tingkat Kelurahan
Pembangunan fasilitas olahraga di tingkat kelurahan tidak hanya sekadar menyediakan tempat berolahraga. Pemkot Bengkulu melihat ini sebagai wadah pembinaan olahraga sejak usia dini. Dengan sarana yang memadai, bibit-bibit atlet berprestasi diharapkan lebih mudah ditemukan dan dibina secara berkelanjutan.
Pemkot Bengkulu optimistis pemerataan fasilitas olahraga akan memberikan dampak positif yang luas. Mulai dari meningkatnya budaya hidup sehat di tengah masyarakat hingga lahirnya atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kota Bengkulu di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing melalui penguatan sektor olahraga.