KOTA BENGKULU — Warga Kota Bengkulu memadati halaman Kantor Wali Kota Bengkulu sejak pagi untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Operasi pasar murah yang digelar Pemkot Bengkulu ini menyediakan beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, daging ayam, bawang merah, hingga bawang putih.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyebut kegiatan ini menjadi garda terdepan menjaga inflasi daerah tetap terkendali. Menurutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop) serta Dinas Ketahanan Pangan rutin menggelar pasar murah sebagai instrumen intervensi harga.
Harga di Bawah Pasaran, Warga Mengaku Terbantu
Selisih harga yang ditawarkan cukup signifikan dibandingkan harga di pasar tradisional. Salah seorang warga, Septi, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena dapat mengatur pengeluaran rumah tangga lebih hemat.
"Sangat terbantu, harganya memang lebih murah dari harga di pasaran. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkala," ujar Septi saat ditemui di lokasi, Rabu.
Ia berharap pasar murah tidak hanya digelar pada momentum tertentu, tetapi juga saat harga bahan pokok mulai merangkak naik. Hal ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.
Lokasi Bergiliran ke 67 Kelurahan, Distributor Jadi Kunci Stabilitas Pasokan
Pemkot Bengkulu memastikan operasi pasar murah akan berjalan rutin setiap bulan dengan lokasi yang berpindah-pindah. Langkah ini diambil agar manfaatnya bisa dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai kelurahan, bukan hanya warga yang tinggal di pusat kota.
"Kegiatan pasar murah juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga sekaligus membantu mengendalikan inflasi di daerah," kata Dedy.
Untuk memastikan stok aman, pemerintah kota terus menjalin kerja sama dengan para distributor. Kolaborasi ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan mengantisipasi lonjakan harga komoditas pangan di tingkat pengecer.
Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun
Dedy berharap pelaksanaan pasar murah tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat. Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan warga tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar.
Langkah ini menjadi penting mengingat tekanan inflasi kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun. Dengan adanya operasi pasar rutin, fluktuasi harga di Kota Bengkulu diharapkan tetap berada dalam rentang aman.