BENGKULU — Peresmian nasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026) lalu belum mencakup Provinsi Bengkulu. Sebab, mayoritas koperasi di wilayah tersebut masih dalam tahap penyelesaian infrastruktur dan persiapan operasional.
Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum Nandar Munadi mengungkapkan bahwa Pemprov terus mendorong percepatan aktivasi koperasi yang sudah siap. "Pemerintah Provinsi Bengkulu terus melakukan koordinasi agar koperasi yang sudah siap dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Target 1.506 KDMP, Desa Berpenduduk di Bawah 500 Jiwa Digabung
Pemprov Bengkulu memasang target ambisius: 1.506 koperasi aktif dari total 1.513 desa dan kelurahan. Sejumlah desa dengan jumlah penduduk di bawah 500 jiwa akan digabung dalam satu koperasi. Langkah ini diambil agar pengelolaan lebih efektif dan efisien.
Peresmian nasional yang dipusatkan di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diikuti secara virtual oleh Pemprov Bengkulu dari KDMP Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu. Acara dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bengkulu Eddyson, serta pengurus koperasi setempat.
Bukan Sekadar Simpan Pinjam: Sembako, Apotek, hingga Pupuk Tersedia
Komandan Korem 041 Bengkulu Brigjen TNI E. Sinabutar menjelaskan bahwa KDMP dirancang menyerupai gerai modern. Koperasi ini bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi juga menyediakan sembako, apotek, pupuk, kebutuhan pertanian, hingga layanan pembiayaan masyarakat.
"Koperasi ini nantinya bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi juga menyediakan sembako, apotek, pupuk, kebutuhan pertanian hingga layanan pembiayaan masyarakat," kata Brigjen TNI E. Sinabutar.
Saat ini, pihak terkait tengah melakukan perekrutan tenaga manajer dan pengelola profesional. Tujuannya untuk mendukung sistem administrasi dan pelayanan koperasi di setiap wilayah.
300 Titik Terkendala Lahan, Korem Siap Dukung Percepatan
Nandar Munadi menyebutkan masih terdapat sekitar 300 titik lokasi yang terkendala persoalan lahan. Pemerintah daerah bersama pihak terkait sedang mencari solusi terbaik, baik melalui pemanfaatan aset yang tersedia maupun pengadaan lahan baru.
Di sisi lain, Korem 041 Bengkulu memastikan siap mendukung penuh percepatan pembangunan KDMP di seluruh wilayah Bengkulu. Program koperasi merah putih dinilai mampu menjadi solusi peningkatan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat serta sinergi lintas sektor, keberadaan koperasi desa dan kelurahan diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, memperluas akses kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan perputaran ekonomi hingga ke tingkat desa.