Pencarian

Proyek Penataan Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu Rp 30 Miliar Masuki Tahap Kontrak, Pengerjaan Fisik Segera Dimulai

Selasa, 19 Mei 2026 • 12:57:45 WIB
Proyek Penataan Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu Rp 30 Miliar Masuki Tahap Kontrak, Pengerjaan Fisik Segera Dimulai
Proyek penataan Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu senilai Rp 30 miliar segera dimulai setelah tahapan kontrak hampir rampung.

BENGKULU — Setelah melalui proses administrasi yang panjang, proyek penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) akhirnya memasuki babak baru. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Rizki Magnolia Putri, mengonfirmasi bahwa proses penandatanganan kontrak antara pemerintah daerah dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) saat ini sudah hampir rampung.

Progres Terkini: Kontrak Hampir Teken, Fisik Menyusul

“Untuk DDTS ini kita dibantu oleh BPPW. Informasi terakhir yang kami terima, saat ini sudah proses tanda tangan kontrak, sehingga kemungkinan dalam waktu dekat pekerjaan fisik sudah mulai berjalan,” ujar Rizki, Selasa (19/5/2026).

Pernyataan itu sekaligus menjawab keraguan publik yang sempat mempertanyakan kelanjutan proyek strategis ini. Dengan dimulainya pekerjaan fisik, kawasan danau yang selama ini dikenal sebagai ruang terbuka hijau dan destinasi wisata alam itu akan segera mendapatkan sentuhan pembangunan infrastruktur.

Anggaran dan Sumber Dana: Rp 30 Miliar dari APBN

Rizki menjelaskan, nilai proyek penataan ini diperkirakan mencapai angka Rp 30 miliar. Meski bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui BPPW, Pemprov Bengkulu tetap terlibat aktif dalam proses pengawasan dan percepatan.

“Untuk nilai pastinya kami tidak terlalu detail karena sumbernya APBN melalui BPPW, namun informasinya berkisar sekitar Rp 30 miliar,” ungkapnya.

Target Penataan: Bukan Sekadar Cantik, Tapi Juga Fungsional

Penataan DDTS tidak hanya bertujuan mempercantik wajah danau yang sempat terbengkalai. Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata unggulan yang representatif sekaligus ruang publik yang nyaman bagi warga Bengkulu.

“Penataan ini tentu menjadi langkah penting untuk mendukung sektor pariwisata Bengkulu. Harapannya nanti kawasan DDTS menjadi lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” kata Rizki.

Dengan adanya pembenahan ini, Pemprov Bengkulu berharap Danau Dendam Tak Sudah tidak lagi sekadar menjadi ikon kota, melainkan juga motor penggerak ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

Apa Saja yang Akan Dibangun? Belum Diungkap Detail

Hingga saat ini, Dinas PUPR belum merinci secara gamblang item pekerjaan yang akan dikerjakan dalam proyek tersebut. Namun, sumber di lingkungan pemprov menyebutkan bahwa penataan kemungkinan mencakup perbaikan akses jalan, pembangunan area pedestrian, serta penambahan fasilitas umum seperti tempat duduk, penerangan, dan area parkir.

Proyek ini menjadi salah satu prioritas karena DDTS dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata andalan Bengkulu sekaligus ruang publik masyarakat. “Dengan adanya penataan ini, kita berharap kawasan Danau Dendam Tak Sudah bisa semakin representatif,” tutup Rizki.

Bagikan
Sumber: rakyatbengkulu.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks