Pencarian

12 SMK di Bengkulu Kini Terapkan Kurikulum Bengkel Resmi Honda, Lulusan Langsung Siap Kerja

Rabu, 20 Mei 2026 • 17:18:52 WIB
12 SMK di Bengkulu Kini Terapkan Kurikulum Bengkel Resmi Honda, Lulusan Langsung Siap Kerja
Siswa 12 SMK di Bengkulu belajar dengan kurikulum bengkel resmi Honda untuk kesiapan kerja.

BENGKULU — Ratusan siswa jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di Bengkulu kini belajar dengan kurikulum yang sama persis dengan mekanik di bengkel AHASS. Program ini merupakan hasil kerja sama PT AHM dengan Main Dealer Astra Motor Bengkulu yang telah berjalan secara bertahap.

Dua belas SMK yang tersebar dari Kabupaten Kaur hingga Lebong mendapatkan intervensi menyeluruh. Mulai dari pelatihan dan sertifikasi guru, hibah alat praktik, hingga standarisasi laboratorium bengkel yang menyerupai kondisi asli di industri.

12 SMK di Bengkulu yang Masuk Program Mitra Binaan Honda

Berikut daftar sekolah yang telah menerapkan kurikulum TBSM Astra Honda:

  • SMK Negeri 2 Bengkulu Utara
  • SMK Negeri 3 Bengkulu Selatan
  • SMK Negeri 6 Kota Bengkulu
  • SMK S9 Muhammadiyah
  • SMK Negeri 7 Rejang Lebong
  • SMK Negeri 6 Rejang Lebong
  • SMK Negeri 2 Lebong
  • SMK Negeri 3 Kaur
  • SMK Negeri 3 Seluma
  • SMK Negeri 4 Kepahiang
  • SMK Negeri 4 Bengkulu Tengah
  • SMK Negeri 5 Bengkulu Selatan

Belajar dari Mekanik Profesional, Uji Kompetensi Setara Level Teknis Honda

Tidak hanya fasilitas, siswa juga mendapat hak eksklusif untuk magang di jaringan AHASS. Mereka didampingi langsung instruktur industri dan berhak mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang sertifikasinya diakui setara Technical Training Level (TTL) 1 PT AHM.

Vocational Manager Astra Motor Bengkulu, Lucky Hendrik Roberto Latupapua, mengatakan kurikulum diperbarui secara berkala agar selaras dengan teknologi terbaru, termasuk sistem injeksi dan kendaraan listrik.

“Kami ingin memastikan program ini menjadi jembatan emas bagi para lulusan SMK di Bengkulu untuk langsung terserap di dunia kerja, membuka usaha perbengkelan mandiri, ataupun melanjutkan studi,” ujar Lucky, Rabu (20/5/2026).

Soft Skill Jadi Bekal Tambahan, Bukan Cuma Urus Mesin

Lucky menambahkan, pembinaan tidak hanya fokus pada kemampuan teknis. Pihaknya juga menekankan pembentukan karakter, integritas, dan etos kerja. Lulusan diharapkan memiliki mental tangguh dan profesional saat terjun ke industri otomotif.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) AHM di pilar pendidikan. Tujuannya mendukung visi pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri.

Bagikan
Sumber: bengkuluekspress.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks