Pencarian

Pemkot Bengkulu Wajibkan SKKH untuk Hewan Kurban Masuk Kota Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi Masih Stabil

Selasa, 26 Mei 2026 • 18:21:01 WIB
Pemkot Bengkulu Wajibkan SKKH untuk Hewan Kurban Masuk Kota Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi Masih Stabil
Petugas DKPP Kota Bengkulu memeriksa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) pada hewan kurban di pintu masuk kota.

BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu mewajibkan setiap hewan ternak yang masuk ke wilayahnya dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan hewan kurban yang beredar bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Jembrana.

Mengapa SKKH Jadi Syarat Wajib?

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi, menegaskan dokumen kesehatan hewan menjadi kunci utama pengawasan lalu lintas ternak. SKKH yang ditandatangani dokter hewan berwenang menjadi bukti bahwa hewan tersebut layak dan aman untuk dikurbankan.

"Pemerintah mengimbau masyarakat dan panitia kurban agar memastikan seluruh hewan kurban memiliki SKKH yang telah ditandatangani dokter hewan," ujar Henny di Bengkulu, Selasa.

Kewajiban ini menyasar berbagai jenis penyakit yang kerap mewabah pada sapi dan kambing. Selain PMK, penyakit ngorok dan Jembrana juga masuk dalam daftar yang diwaspadai oleh DKPP.

Pemantauan Ketat Lalu Lintas Ternak

DKPP Kota Bengkulu telah meningkatkan pengawasan di titik-titik masuk hewan ternak. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penyebaran penyakit menular sekaligus menjaga kualitas hewan yang akan disembelih masyarakat saat Idul Adha nanti.

Pemkot memastikan pengawasan akan berlangsung hingga perayaan Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026. Setiap hewan yang masuk tanpa kelengkapan dokumen akan ditolak atau dikarantina lebih lanjut.

Harga Daging Sapi di Pasar Masih Normal, Stok Mulai Menipis

Sementara itu, harga daging sapi di Pasar Tradisional Modern (PTM) dan Pasar Minggu Kota Bengkulu terpantau stabil di angka Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. Kondisi ini dinilai masih normal meski aktivitas pembelian dari masyarakat belum menunjukkan peningkatan signifikan.

"Kondisi harga daging sapi di pasar saat ini masih relatif normal dan belum menunjukkan lonjakan pembeli seperti biasanya menjelang hari besar keagamaan," kata Nopri, salah seorang pedagang daging di PTM Kota Bengkulu.

Namun, para pedagang mulai merasakan kesulitan mendapatkan stok daging sapi dari pemasok. Heri, pedagang di Pasar Minggu, mengungkapkan kekhawatirannya jika kondisi keterbatasan pasokan terus berlangsung.

"Sekarang stok daging agak susah didapat. Kalau kondisi ini terus terjadi, kemungkinan harga daging bisa naik menjelang Idul Adha nanti," sebut Heri.

Pedagang berharap pasokan daging sapi dapat kembali lancar agar harga tetap stabil dan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha dapat terpenuhi. DKPP Kota Bengkulu pun terus berkoordinasi dengan pemasok untuk memastikan ketersediaan stok aman.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks