BENGKULU — Antusiasme warga Kota Bengkulu untuk berkurban pada Hari Raya Iduladha tahun ini menunjukkan tren positif. Data sementara dari Kemenag setempat mencatatkan peningkatan jumlah hewan kurban sebesar 5 persen dibandingkan 2025.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Nopian Gustari, mengungkapkan total hewan yang telah terdata mencapai 2.426 ekor. Ia menilai angka ini menjadi indikator membaiknya kondisi ekonomi dan tingginya kesadaran sosial masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan kurban di Kota Bengkulu mencapai 2.426 ekor. Dibandingkan tahun 2025 lalu, ada peningkatan sekitar 5 persen. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berkurban masih sangat tinggi,” ujar Nopian dalam keterangannya, Senin.
Sapi Mendominasi, Data Masih Terus Bertambah
Dari ribuan hewan yang tercatat, sapi menjadi jenis kurban paling banyak dipilih warga. Rinciannya, 2.224 ekor sapi, 199 ekor kambing, dan 3 ekor kerbau. Nopian menambahkan, data ini masih bersifat sementara karena belum semua laporan dari masjid, instansi pemerintah, perusahaan, hingga organisasi sosial masuk.
“Kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah karena belum seluruh laporan masuk ke Kemenag Kota Bengkulu,” tambahnya. Proses pendataan masih berlangsung hingga mendekati hari penyembelihan.
Imbauan Kesehatan Hewan dan Nilai Kebersamaan
Kemenag Kota Bengkulu mengimbau seluruh panitia kurban untuk memeriksa kesehatan hewan sebelum disembelih. Langkah ini penting untuk memastikan daging yang dibagikan aman dan layak konsumsi bagi warga yang menerima.
Di sisi lain, momentum Iduladha tahun ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial. Daging kurban yang dibagikan dinilai mampu membantu warga yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antarwarga di lingkungan masing-masing.
Nopian optimistis jumlah hewan kurban masih akan terus bertambah seiring masuknya laporan tambahan dari berbagai wilayah dan lembaga di Kota Bengkulu. Peningkatan partisipasi ini, menurutnya, tidak lepas dari semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.