BENGKULU — Bagi pengguna kendaraan roda dua dan transportasi umum yang mengandalkan BBM subsidi, tidak ada perubahan harga. Pertalite masih dijual Rp 10.000 per liter. Biosolar tetap di angka Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak dunia.
Dua Jenis Solar Nonsubsidi Alami Penurunan Harga
Perubahan paling mencolok terjadi pada segmen bahan bakar diesel nonsubsidi. Dexlite dan Pertamina Dex tercatat mengalami penurunan harga signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini menjadi angin segar bagi pelaku industri logistik dan transportasi berat yang bergantung pada solar berkualitas tinggi.
Pertamina tidak merinci besaran nominal penurunan untuk masing-masing daerah. Perbedaan harga antarprovinsi dipengaruhi biaya distribusi dan besaran pajak daerah.
Pertamax Turbo Justru Naik, Pengguna Mobil Performa Tinggi Terdampak
Pengguna Pertamax Turbo—bahan bakar oktan tinggi untuk mobil performa tinggi—harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Harga BBM nonsubsidi jenis ini mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Kenaikan ini mengikuti tren harga minyak mentah global yang merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.
Pertamina belum memberikan pernyataan resmi mengenai kapan evaluasi harga berikutnya. Perusahaan pelat merah itu biasanya meninjau harga setiap awal bulan.
Dampak ke Dompet Warga: Harus Lebih Jeli Pilih BBM
Penyesuaian harga yang tidak seragam memaksa konsumen lebih cermat. Pemilik kendaraan diesel yang biasa mengisi Dexlite atau Pertamina Dex kini bisa sedikit bernapas lega. Sebaliknya, pemilik kendaraan bensin yang terbiasa menggunakan Pertamax Turbo harus mengalokasikan anggaran lebih untuk bahan bakar.
Seorang pengguna Pertamax Turbo di Jakarta mengaku akan mempertimbangkan beralih ke Pertamax biasa jika tren kenaikan berlanjut. "Kalau terus naik, ya terpaksa turun kelas, yang penting mesin tetap awet," ujarnya saat ditemui di SPBU kawasan Cempaka Putih.
Catatan Redaksi: Cek Harga di SPBU Setempat
Harga yang diumumkan Pertamina merupakan harga acuan nasional. Harga riil di setiap SPBU bisa berbeda karena faktor ongkos angkut dan pajak daerah. Warga disarankan mengecek langsung aplikasi MyPertamina atau melihat papan harga di SPBU terdekat untuk informasi akurat.
Kebijakan harga BBM ini berlaku sepanjang Juni 2026, atau hingga ada pengumuman resmi berikutnya dari Pertamina.