Pencarian

Bank Mandiri Siapkan Penyesuaian Bertahap Suku Bunga Simpanan dan Kredit Usai BI Rate Naik

Selasa, 09 Juni 2026 • 21:12:01 WIB
Bank Mandiri Siapkan Penyesuaian Bertahap Suku Bunga Simpanan dan Kredit Usai BI Rate Naik
Bank Mandiri siapkan penyesuaian bertahap suku bunga simpanan dan kredit menyusul kenaikan BI Rate.

BENGKULU — Kenaikan BI Rate pada pekan lalu mendorong perbankan nasional untuk merespons kebijakan moneter tersebut. Bank Mandiri memastikan proses penyesuaian suku bunga tidak dilakukan secara mendadak, melainkan bertahap dan terukur. Keputusan ini diambil agar dampak terhadap nasabah—baik penyimpan dana maupun peminjam—bisa dikelola dengan baik.

Skema Penyesuaian Bunga: Prioritas Likuiditas dan Daya Beli

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyatakan bahwa pihaknya akan mengkaji ulang suku bunga deposito dan kredit dalam waktu dekat. "Penyesuaian akan kami lakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas dan kemampuan bayar nasabah," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

Bank pelat merah ini mencatat total kredit yang disalurkan mencapai Rp 1.456 triliun per Desember 2025. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp 1.632 triliun. Dengan kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25 persen, beban bunga kredit berpotensi naik, namun bank berupaya menekan dampaknya bagi debitur UMKM dan korporasi.

Dampak ke Nasabah: Bunga Tabungan Bisa Naik, Kredit Dipantau Ketat

Bagi nasabah penyimpan dana, kenaikan suku bunga acuan biasanya diikuti oleh kenaikan bunga deposito dan tabungan. Bank Mandiri akan menyesuaikan secara selektif, terutama untuk produk deposito dengan tenor pendek. Hal ini bertujuan untuk menjaga daya tarik simpanan di tengah persaingan likuiditas antar bank.

Sebaliknya, debitur kredit—terutama pemilik KPR, kredit kendaraan bermotor, dan kredit modal kerja—harap bersiap dengan potensi kenaikan cicilan. Namun, Darmawan menegaskan bahwa penyesuaian bunga kredit tidak akan langsung diterapkan secara serentak. "Kami akan memberikan masa transisi agar nasabah bisa menyesuaikan arus kasnya," tambahnya.

Respons Pasar dan Langkah Selanjutnya

Analis perbankan menilai langkah Bank Mandiri yang bertahap ini wajar mengingat tekanan likuiditas masih terkendali. Di sisi lain, bank juga harus menjaga margin bunga bersih (NIM) di tengah tren kenaikan biaya dana.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memonitor pergerakan suku bunga pasar dan kebijakan BI. Jika tekanan inflasi mereda dan suku bunga acuan turun, penyesuaian bunga simpanan dan kredit bisa kembali di

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks