BENGKULU — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardhana, mengungkapkan bahwa total pagu APBN untuk TPG di daerah itu mencapai Rp904,46 miliar pada tahun 2026. Dengan penyaluran yang telah mencapai hampir setengah dari pagu tersebut, pemerintah optimistis target penyaluran tahun ini dapat berjalan lancar.
Mekanisme Baru: TPG Cair Setiap Bulan, Langsung ke Rekening Guru
Salah satu perubahan signifikan pada tahun 2026 adalah sistem penyaluran TPG. Jika sebelumnya tunjangan diberikan setiap tiga bulan atau per triwulan, kini mekanismenya diubah menjadi bulanan.
"Mekanisme baru ini diharapkan dapat membuat penyaluran tunjangan menjadi lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan semakin memudahkan para guru penerima manfaat," kata M. Irfan Jumat (19/6).
Dana tunjangan langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru penerima. Langkah ini dinilai mampu memangkas waktu tunggu dan mengurangi potensi hambatan birokrasi di tingkat sekolah maupun dinas pendidikan.
Anggaran Rp904 Miliar untuk 19 Ribu Guru: Berapa yang Tersisa?
Dari total alokasi Rp904,46 miliar, pemerintah masih harus menyalurkan sisa anggaran sebesar Rp515,25 miliar hingga akhir tahun. Dengan jumlah penerima yang telah mencapai 19.942 orang, penyaluran tahap selanjutnya akan mencakup periode triwulan ketiga dan keempat.
Pemerintah daerah berharap percepatan penyaluran setiap bulan dapat menjaga stabilitas kesejahteraan guru. Dukungan terhadap tenaga pendidik dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bengkulu.
Dampak bagi Guru: Motivasi Kinerja atau Sekadar Tunjangan?
Penyaluran TPG diharapkan tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga pendorong peningkatan mutu pelayanan pendidikan. "Dukungan terhadap tenaga pendidik menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah," ujar M. Irfan.
Meski demikian, sejumlah kalangan menilai efektivitas tunjangan terhadap kinerja guru masih perlu dipantau secara berkala. Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan dapat menyelaraskan penyaluran TPG dengan program peningkatan kompetensi guru agar dampaknya lebih terukur.