BENGKULU — Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni turun langsung menemui warga yang melaporkan kebutuhan peralatan sekolah. Bantuan yang disalurkan berasal dari Baznas dan digunakan untuk membeli seragam serta perlengkapan lainnya.
"Kami mendapat laporan ada warga yang membutuhkan bantuan untuk peralatan sekolah. Karena ini merupakan program Bapak Gubernur kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, ketika mendapat laporan yang berkaitan dengan pendidikan, kami langsung turun menemui warga," kata Herwan di Bengkulu, Jumat.
Program Anak Asuh Libatkan Gubernur hingga OPD
Herwan menjelaskan bahwa siswa penerima bantuan tidak hanya mendapatkan perlengkapan sekolah. Mereka juga didaftarkan sebagai anak asuh Pemprov Bengkulu melalui program yang melibatkan gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai orang tua asuh.
Program anak asuh ini menjadi salah satu upaya Pemprov Bengkulu mendampingi siswa SMA dan SMK dari keluarga kurang mampu. Tujuannya, agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan hingga lulus tanpa terkendala biaya.
Motivasi untuk Siswa: Pertahankan Prestasi dan Perkuat Karakter
Dalam kesempatan itu, Herwan memberikan motivasi kepada siswa penerima bantuan. Ia meminta mereka tetap rajin belajar, mempertahankan prestasi yang diraih sejak SMP, disiplin, serta memperkuat pendidikan karakter melalui ibadah dan doa.
"Setiap laporan yang diterima terkait siswa yang membutuhkan bantuan akan segera ditindaklanjuti," tegasnya.
Harapan Orang Tua: Program Berlanjut agar Anak Tak Putus Sekolah
Jenny, ibu dari salah satu siswa penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Bengkulu dan jajaran Pemprov Bengkulu. Ia berharap program bantuan pendidikan ini dapat terus berlanjut.
"Semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh dukungan biaya sekolah dan dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus putus sekolah," ujar Jenny.